‘Desain iPhone 5 Beda Jauh dari iPhone 4S’


‘Desain iPhone 5 Beda Jauh dari iPhone 4S’

iPhone 5 atau apapun namanya nanti diproyeksi meluncur pada Oktober 2012. Handset jagoan Apple itu diprediksi akan mengalami perubahan desain total, berbeda jauh dari para pendahulunya seperti iPhone 4 maupun 4S.
Itulah perkiraan yang dikemukakan oleh analis teknologi dari Piper Jaffray. Perkenalan iPhone 5 pun kemungkinan besar akan menjadi peluncuran produk teknologi terheboh di tahun 2012.

“Kami percaya iPhone 5 akan memiliki gaya bodi yang diredesain secara komplet, yang mungkin secara dekat menyerupai panel belakang metalik di iPad terbaru. Kami yakin ada kemungkinan 50% ponsel ini berlayar sekitar 4 inch,” kata Gene Musnter dan Douglas Clinton dari Piper Jaffray.

iPhone 5 menurut mereka juga akan punya teknologi 4G LTE (Long Term Evolution). Juga prosesor yang lebih baik serta kamera dengan resolusi lebih tinggi dibanding iPhone 4S.

Di sisi lain, mereka menambahkan bahwa iPhone 3GS tetap akan dijual di berbagai negara berkembang. Apple telah menjalin kerja sama dengan para channel distributor untuk tetap menjajakan iPhone 3GS.

“Kami yakin Apple telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan distributor dan logistik di pasar yang sedang berkembang untuk (menjual) iPhone 3GS,” tulis mereka, seperti dikutip detikINET dari eWeek, Selasa (22/5/2012).

Rumor lain yang berkembang adalah, iPhone 5 akan memakai bahan berjuluk liquid metal. Liquid metal adalah campuran dari sejumlah bahan logam yang memungkinkan ponsel lebih tahan lama, dengan penampilan luar tampak bening seperti liquid atau air.

Sumber : Detikinet

Tata Kota Humanis, Seimbang di Segala Bidang


Tata Kota Humanis, Seimbang di Segala Bidang

Indonesia membutuhkan perencanaan kota yang humanis. Keseimbangan faktor ekonomi, sosial, dan budaya menjadi kunci keseimbangan pembangunan kota. “Pembangunan saat ini cenderung hanya mementingkan aspek ekonomi, tanpa memperhatikan faktor sosial dan budaya. Bahkan, aspek alam pun seringkali diabaikan,” ujar Dosen Jurusan Aristektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, T Yoyok Wahyu Subroto dalam jumpa pers Festival Kota Gadjah Mada 2012 di UGM, Jumat (11/5).

Pembangunan yang tidak humanis, lanjutnya, akan menyebabkan konflik sosial dan krisis lingkungan. Fenomena ini membuat kondisi masyarakat terutama di perkotaan menemui kegagalan dalam menciptakan kehidupan yang manusiawi (humanis). Salah satu perencanaan kota yang tidak humanis adalah kecepatan konversi lahan pertanian menjadi non pertanian. Perubahan lahan menjadi pemukiman menjadi contohnya.

Pemukiman, papar Yoyok, menjadi trend pembangunan saat ini. Akibatnya, harga–harga tanah melambung tinggi. “Seperti di Yogyakarta, harga tanahnya termahal kedua di antara Bali dan Jakarta,” tambahnya.

Pembangunan pemukiman tak jarang menutupi tanah-tanah yang seharusnya tidak boleh ditutupi oleh bangunan yang menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem di bawahnya. Tak hanya itu, persoalan irigasi dan sanitasi juga menjadi dampak pemukiman. “Salah satu akibat yang lebih parah lagi adalah petani berubah menjadi buruh tani karena lahan mereka sudah hilang,” paparnya.

Fenomena perencanaan kota yang tidak humanis adalah berkurangnya ruang publik yang kini dijadikan ruang privat. Padahal sangat penting melakukan perencanaan kota yang menciptakan ruang nyaman dan efektif dalam mendukung kegiatan penduduknya. ”Masih sangat diperlukan kajian-kajian atau riset tentang perencanaan kota. Keterlibatan antara pemerintah dan akademisi pun masih perlu ditingkatkan.”

Ketua Pelaksana Festival Kota Gadjah Mada 2012 Wildan Abdurrahman pun tak menampik jika kota sangat membutuhkan perencanaan yang humanis. Humanis di sini, lanjutnya, lebih berpihak pada faktor manusia dan alamnya. Karena saat ini pembangunan dan kebijakan belum berpihak pada kedua hal tersebut.

Festival Kota Gadjah Mada 2102 akan dilangsungkan mulai besok, 12 Mei hingga 25 Mei mendatang. Dalam festival ini, akan dilangsungkan seminar, city campaign tentang isu-isu perkotaan, pameran kota, serta dialog dengan Kementerian Bappenas, Sultan DIY, dan Pemerintah DIY.

National Geographic Indonesia

Sumber : National Geographic Indonesia

Menanti Tablet Windows 8 yang Greget


Menanti Tablet Windows 8 yang Greget

iPad dan perangkat Android bisa dibilang sebagai dua pemain utama di industri tablet PC saat ini. Ingin rasanya melihat persaingan tak hanya didominasi kedua poros tersebut, diramaikan juga dengan tablet Windows 8 misalnya.
Ya, Microsoft pada akhir tahun 2012 memang dijadwalkan bakal merilis sistem operasi Windows 8. OS ini tidak hanya ditujukan untuk PC, namun juga sudah dipersiapkan untuk tablet PC, sebagai gadget yang tengah booming.

Pantas rasanya, user menanti-nanti akan seperti apa kemampuan tablet PC Windows 8 nantinya. Sontak harapan tinggi dimunculkan, terlebih OS tersebut merupakan hasil kreasi Microsoft, sang vendor software raksasa.

Selain itu, sejumlah vendor PC pun sudah dari jauh-jauh menyatakan dukungannya kepada Windows 8. Beberapa di antaranya adalah Lenovo, Dell dan Hewlett-Packard (HP).

Nah, nama terakhir bisa dibilang sebagai salah satu vendor PC yang penasaran dengan peruntungannya di industri tablet PC.

Seperti diketahui, HP sebelumnya telah menuai hasil kurang memuaskan — jika tak ingin disebut gagal — dengan tablet WebOS.

Namun hal itu ternyata tak membuat mereka kapok, produk tablet lain pun telah mereka persiapkan dimana OS yang diusung adalah Windows 8.

Dominic McCarthy, Vice President & General Manager Consumer Premium HP menegaskan jika vendor asal Amerika Serikat itu akan kembali bertarung di pasar tablet PC yang saat ini sudah kian sesak.

“Kami akan menggunakan Windows 8,” ujarnya dalam acara HP Global Influencer Summit di Shanghai, China.

McCarthy memang tidak menyebut kapan tanggal peluncuran tablet PC Windows 8 tersebut. Namun ia terlihat optimistis jika perangkat layar sentuh mobile HP ini nantinya bakal lebih greget.

“HP dan Microsoft memiliki hubungan partnership yang erat. Dan kami telah seringkali berkomunikasi untuk membicarakan soal Windows 8,” lanjutnya.

HP mengakui pasar tablet PC memang masih seksi. Namun mereka membuat produk tablet bukan serta merta untuk jualan. Tetapi diklaim juga dengan mempertimbangkan dari sisi ekosistem produk HP itu sendiri.

“Kami seringkali disebut sebagai perusahaan portofolio. Karena kami memiliki semua lini produk di dunia IT, mulai dari end user hingga korporat,” imbuh McCarthy.

Pun demikian, ia memastikan bahwa HP tak menutup pintu untuk Android. “Bisa saja kami membuat tablet Android jika pasar memang menginginkannya,” pungkasnya.

Selain HP, nama lain yang juga santer diberitakan tengah mempersiapkan tablet PC Windows 8 pertama adalah Lenovo.

Sumber yang dekat dengan manufaktur asal Taiwan itu mengatakan, tablet Windows 8 milik Lenovo tersebut itu malah akan segera dikapalkan pada Oktober dengan prosesor milik Intel.

Beberapa perkiraan merujuk pada satu nama yakni, Yoga Ideapad. Lenovo memamerkan Yoga Ideapad di CES awal tahun 2012 ini, dan itu mendapat banyak perhatian karena faktor bentuk yang tidak biasa.

Michael Dell, bos Dell Computer juga mengatakan secara terbuka bahwa pihaknya siap menawarkan tablet ketika Windows 8 resmi diluncurkan. Vendor lain yang juga disebut-sebut tertarik membuat tablet Windows 8 adalah Asus.

Ya, kita tunggu saja hasil kreasi para vendor PC raksasa ini. Apakah mereka mampu menciptakan tablet PC yang greget, dan bukan cuma jadi ‘perangkat penggembira’ di pasar?

Berani Bikin Smartphone, Hewlett-Packard


Berani Bikin Smartphone, Hewlett-Packard

Hewlett-Packard (HP) boleh saja mengklaim menjadi ‘raja’ di industri IT. Namun masih ada satu industri yang belum bisa mereka taklukkan, yakni industri ponsel. Berani terjun HP?
Ketertarikan vendor PC untuk ikut terjun ke pasar ponsel memang sudah dilakukan para pesaing HP. Mulai dari Lenovo, Dell, hingga Acer. Jangan lupakan pula Apple, vendor PC yang begitu populer dengan handset iPhone.

Memang, tak semuanya yang berujung kesuksesan. Namun dari beberapa contoh tersebut tentu bisa diambil benang merah jika pasar ponsel sejatinya masih seksi dan terbuka untuk menerima pemain baru.

Tinggal pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apa vendor tersebut berani menjajal peruntungannya? Nah, hal inilah sepertinya yang masih mengganjal di HP.

Ketika disinggung soal apakah memungkinkan jika vendor asal Amerika Serikat tersebut ikut meramaikan pasar perangkat genggam, sejumlah eksekutif HP menolak berkomentar.

“Kami belum ada informasi seputar itu (ponsel-red.),” singkat Kevin Frost, Vice President & General Manager Comercial Managed IT System HP.

Setali tiga uang dengan koleganya, Todd Bradley, Executive Vice President HP, juga memberi komentar yang kurang lebih sama datarnya.

“Saat ini kami sedang membahas soal PC kategori thin and light. Jadi tidak bisa berkomentar soal itu,” tukas Bradley, ketika ditanya seorang wartawan di sesi tanya jawab HP Global Influencer Summit di Shanghai, China.

CEO HP Meg Whitman sendiri menegaskan bahwa HP ibarat perusahaan portofolio. Hal ini untuk menggambarkan betapa lengkapnya lini produk dan solusi yang ditawarkan perusahaan tersebut di industri IT.

“Kami sekarang merupakan perusahaan IT terbesar di dunia. HP memiliki portofolio produk yang lengkap, muai dari software,

hardware, services, hingga solution. Mulai dari consumer hingga enterprise,” ujarnya, di kesempatan yang sama.

Bahkan, HP bisa dibilang perusahaan yang tak kapok. Hal ini dibuktikan dengan kesiapan mereka untuk membuat kembali produk tablet PC.

Padahal sebelumnya, mereka telah gagal dengan tablet WebOS. Memang, perangkat baru yang tengah digodok tersebut mengusung OS berbeda, yakni Windows 8.

Dominic McCarthy, Vice President & General Manager Consumer Premium HP mengungkap jika HP sangat begitu memperhatikan sisi ekosistem. Sehingga mereka terus berjuang untuk eksis di segala model perangkat, termasuk di tablet PC dimana mereka pernah gagal.

“Kami seringkali disebut sebagai perusahaan portofolio. Karena kami memiliki semua lini produk di dunia IT,” pungkas McCarthy.