Pameran Foto Amazing Indonesia oleh PATA


Pameran Foto Amazing Indonesia oleh PATA

Pameran Amazing Indonesia di Menara Batavia, Jakarta (13/6). Campbell Bridge sebagai fotografernya memajang sederet karya yang sarat unsur keelokan Nusantara, mulai Aceh sampai Papua. (Manggalani Ukirsari/NGI)

Ketika Anda disibukkan rutinitas kerja, memenuhi jadwal padat yang memeras tenaga dan pikiran, ada baiknya mengajak jiwa raga “menepi” sejenak dari kesibukan ini.

Begitu hasil bincang-bincang National Geographic Indonesia dengan Campbell Bridge SC, bintang pameran fotografi Amazing Indonesia yang diselenggarakan Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter di Presidential Lounge, Menara Batavia, Jakarta (13/6). Bridge memajang sederet karya yang sarat unsur keelokan Nusantara, mulai Aceh sampai Papua.

Di antaranya rumah tradisional Mentawai, karapan sapi Madura, Pelabuhan Paotere dengan kapal-kapal phinisi di Makassar, sampai keseharian masyarakat Sumba. “Sangat tidak adil kalau saya hanya menyebut salah satu daerah di Indonesia yang menjadi favorit pribadi untuk dipotret, pasalnya semua pelosok negeri ini memiliki keindahan eksotis,” tukasnya sembari tersenyum lebar.

“Mulai Jawa, Sumatra, Sumba, Flores dan semua tempat di Indonesia yang telah saya kunjungi menorehkan kesan mendalam, seperti terekam lewat kamera saya.”

Pria yang karyanya—baik berupa esai foto maupun tulisan features disertai foto—dapat dijumpai di majalah-majalah maskapai terkemuka Indonesia ini mengungkap, ia bukanlah fotografer profesional. “Saya berusaha memberikan keseimbangan antara kesibukan bekerja dengan hobi ini; traveling dan  memotret,” jelas pria yang berkantor di Australia serta Singapura ini.

”Percayalah, tidak ada kata bosan untuk menjelajah sudut-sudut menarik di seluruh penjuru Indonesia. Kalau waktu liburan saya panjang, Sumba dan Flores selalu masuk sebagai pilihan utama untuk dikunjungi. Proyek saya dengan salah satu maskapai penerbangan Indonesia saat ini adalah membuat esai foto tentang keindahan Pulau Jawa.”

Pameran foto Amazing Indonesia yang digelar PATA Indonesia Chapter ini berlangsung di President Lounge, Menara Batavia, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta mulai 13-15 Juni 2012. Dengan hadir di sini, bakal timbul ide untuk berwisata dan menjelajah seluruh penjuru Indonesia!

Sumber : National Geographic Indonesia

Teleskop Optik Terbesar di Dunia


Teleskop Optik Terbesar di Dunia

Dewan organisasi Eropa, The European Southern Observatory (ESO) menyatakan keputusan untuk membangun European Extremely Large Telescope (E-ELT), yang akan menjadi sebuah teleskop optik terbesar di dunia.

ELT akan secara langsung memperlihatkan planet di luar tata surya, yang mengorbit bintang lain (selain Matahari) di dalam zona habitable. Serta seluruh objek luar angkasa dalam radius lebih jauh.

Proyek bernilai 1,1 miliar Euro ini akan menggunakan cermin seukuran diameter 39 meter. Terbuat dari hampir 800 segmen heksagonal sehingga dapat menghasilkan citra dari cahaya 12 kali lebih besar ketimbang teleskop optik paling besar yang ada atau dioperasikan sekarang.

Dari jarak yang lebih jauh, tentu saja objek-objek di galaksi jauh yang tadinya tertangkap dengan redup dapat dilihat lebih jelas dan dalam. Isobel Hook, salah satu ilmuwan dari Oxford University yang turut mengerjakan teleskop ini mengatakan, bahwa teleskop raksasa akan mampu mengambil gambar yang lebih tajam dan mengumpulkan cahaya di area lebih luas.

“Paduan yang membuat kita bisa mengamati berbagai rangkaian fenomena di alam semesta secara jauh lebih detail,” ungkap Hook.

Teleskop ditarget siap digunakan sekitar 2022 dan bakal ditempatkan di puncak Pegunungan Cerro Armazones di Chile. ELT akan melengkapi fasilitas astronomi dari abad ke-21.
Sumber: Reuters Science, Examiner, Fox News

Pemetaan Genetik Mikroba untuk Kesehatan Manusia


Pemetaan Genetik Mikroba untuk Kesehatan Manusia

Penelitian terbaru oleh ratusan ilmuwan dari berbagai universitas Amerika Serikat berhasil mengembangkan peta genetik, di mana hampir semua mikroba yang mendiami tubuh manusia sehat. Peta ini akan dapat digunakan sebagai referensi utama bagi para ilmuwan di seluruh dunia dalam mengeksplorasi tentang interaksi antara mikroba dan sistem kekebalan tubuh manusia.

Temuan penelitian sama dengan pencapaian ilmuwan di bidang pemetaan genom manusia lebih dari satu dekade lalu. Namun, jumlah mikrobakteri yang ditemukan kini meningkat sampai dengan lebih dari 10.000 spesies. Jumlah ini diklaim merupakan 99 persen dari total seluruh mikrobakteri yang ada pada tubuh manusia.

Dengan presentase sebesar 99 persen, peta ini dapat digunakan sebagai referensi utama bagi para ilmuwan di seluruh dunia dalam mengeksplorasi tentang interaksi antara mikroba dan sistem kekebalan manusia.

Penelitian ini merupakan puncak dari proyek Human Microbiome Project yang telah berlangsung selama lima tahun dan biaya hingga USD173 juta. Biaya sebesar ini digunakan untuk sensus terhadap lokasi dan konsentrasi mikroba (bakteri, virus, dan jamur) di dalam tubuh manusia sehat.

“Mengetahui mikroba apa saja yang tinggal atau berada di lingkungan normal tubuh orang sehat akan membawa kita bisa menganalisis lebih dalam saat timbul penyakit yang terkait mikrobakteri. Misalnya penyakit maag dan obesitas,” ungkap George Weinstock, ilmuwan asal Washington University, di St. Louis.

Referensi diperoleh setelah mereka menguji 5.000 sampel dari 242 relawan di Amerika Serikat. Para peneliti mengambil sampel dari 15 titik di tubuh pria, serta 18 titik di tubuh wanita, termasuk dari air liur, darah, kulit hingga feses.

Direktur National Human Genome Research Institute Eric Green mengutarakan, dokter dan peneliti ahli telah lama mengetahui bahwa manusia berbagi tubuh dengan triliunan mikroorganisme. Setidaknya ada sekitar 10 sel bakteri untuk setiap sel dalam tubuh manusia. Namun, karena ukurannya sangat renik, sel-sel mikroba tersebut hanya menyumbang satu hingga tiga persen dari total massa tubuh manusia.

Green mengatakan, pada orang dewasa berbobot 100 kilogram, terdapat satu hingga tiga kilogram bakteri. “Sebetulnya selalu hidup berdampingan dengan mikroba secara harmonis. Tapi kadang hubungan harmonis itu rusak, dan mengakibatkan terjadi penyakit,” ujarnya.
Sumber: Live Science, PLoS 

Ganggang Coklat Indonesia Mampu Obati Tumor


Ganggang Coklat Indonesia Mampu Obati Tumor

 

Baru–baru ini, Balai Besar Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi (BBRP2B) Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) mengumumkan hasil penelitian terbarunya. Spesies ganggang coklat yakni Turbinaria decurrens yang hidup di Indonesia dinilai mampu membunuh sel tumor mulut rahim.

Penelitian yang menyatakan bahwa ganggang atau rumput laut dapat mengobati kanker bukan pertama kalinya. Sebelumnya, ganggang merah jenis Rhodymenia palmata dan ganggang hijau jenis Ulva fasciata juga dilaporkan bisa membunuh sel tumor payudara.

Menurut salah satu peneliti riset tersebut, Nurrahmi Dewi Fajarningsih, rumput laut kaya akan senyawa flavonoids yang mempunyai efek sebagai antitumor. Ia berharap dengan riset tersebut pemanfaatan ganggang harus diperluas.“Pemanfaatan ganggang sebaiknya tidak sebatas sumber karigin saja, tetapi bisa menjadi sumber daya alam hayati bahan baku obat-obatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rizald M. Rompas menambahkan, bila Indonesia berhasil menciptakan industri obat-obatan berbasis rumput laut, maka hasilnya bisa mencapai lima hingga enam kali lebih besar daripada nilai hasil budidaya ikan di Indonesia setahun.

Sumber: Kompas 

Menikmati Wisata Indonesia lewat TeknologiAugmented Reality


Menikmati Wisata Indonesia lewat TeknologiAugmented Reality

Bagi para pejalan yang gemar bertualang di Indonesia, kesulitan yang kerap ditemui adalah informasi suatu lokasi wisata. Jika Anda sudah bisa menemukan lokasi itu -yang biasanya sangat indah namun terpencil- ternyata informasi yang tersedia mengenainya sangatlah minim.

Kendala ini sudah cukup menyulitkan buat kita yang berasal dari Indonesia. Bayangkan jika hal ini terjadi pada wisatawan asing yang sama sekali “buta” wilayah dan bahasa setempat. Padahal berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia masih menjadi sasaran utama berpelesir untuk warga asing.

Sejak Januari hingga Maret 2012, jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 1,90 juta orang atau naik 11,01 persen dibandingkan periode sama di tahun 2011. Mayoritas dari mereka, seperti layaknya warga negara maju, menggantungkan informasi dari layanan di telepon genggam.

Untuk mengatasinya, dikembangkanlah aplikasi Indonesia in Your Hand dengan teknologi augmented reality. Aplikasi ini memungkinkan wisatawan mencari informasi terkait obyek wisata dan fasilitas pendukungnya lewat ponsel.

Indonesia in Your Hand diklaim merupakan aplikasi pertama di dunia yang memiliki ribuan database obyek pariwisata. Termasuk taman nasional, museum, cagar budaya, kebun binatang, dan peninggalan sejarah yang ada di Indonesia. “Promosi pariwisata Indonesia harus lebih utama menggunakan media digital terutama ponsel. Dikarenakan media digital sangat efektif menjangkau target wisatwan yang berencana pergi ke Indonesia,” kata Esthy Reko Astuty, Direktur Pencitraan Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (14/6).

Kemampuan lain Indonesia in Your Hand adalah menemukan lokasi obyek wisata terdekat dan titik koordinat lokasinya. Terdapat juga fasilitas pemesanan hotel, sewa kendaraan, bandara, dan kantor layanan umum. Aplikasi ini juga bisa digunakan di berbagai telepon genggam dengan beragam teknologi; Symbian, Android, Blackberry, dan Java.

“Aplikasi mobile augmented reality Indonesia in Your Hand akan dikembangkan menjadi one stop shopping bagi wisatawan sehingga perlunya dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi,” kaya Ketua Konsorsium Indonesia in Your Hand Amiranto Adi Wibowo.

Sumber : National Geographic Indonesia

Astronom Jepang Temukan Galaksi Tertua


Astronom Jepang Temukan Galaksi Tertua

Sebuah tim astronom Jepang menggunakan teleskop di Hawai mengatakan mereka telah melihat galaksi tertua yang belum ditemukan.

Para ilmuwan dari National Astronomical Observatory of Japan
menggunakan teleskop Subaru dan teleskop Keck di puncak Mauna Kea, Hawai. Tim menghitung galaksi tersebut memiliki jarak 12,91 miliar tahun cahaya.

Satu tahun cahaya merupakan jarak yang ditempuh cahaya dalam satu
tahun, sekitar 6 triliun mil atau 9,66 triliun kilometer. Melihat
jarak galaksi berarti melihat ke belakang suatu masa.

Richard Ellis, seorang ahli berpengaruh dalam kosmologi dan
pembentukan galaksi dari California Institute of Technology mengatakan karya terbaru ini lebih meyakinkan daripada beberapa klaim lain mengenai galaksi awal.

Ellis mengatakan klaim peneliti Jepang lebih kuat dan tidak dapat dibantah. Tapi, dia mengatakan tidak banyak perubahan dari temuan serupa oleh tim yang sama tahun lalu.

“Temuan ini merupakan temuan yang yang paling jauh tahan gugatan yang setiap orang dapat percaya,” ujar Ellis seperti dikutip dari laman Guardian.

Pada 2010, sebuah tim Perancis dengan menggunakan NASA Hubble
Space Telescope mengklaim telah menemukan sebuah galaksi yang jauhnya 13,1 miliar tahun cahaya. Tahun lalu tim California yang menggunakan Hubble mengatakan telah melihat galaksi 13,2 miliar tahun cahaya. Kedua tim Hubble menerbitkan temuan di jurnal Nature.

Menurut Ellis, dua tim Hubble tersebut belum mengonfirmasi
temuan mereka dengan metode lain. Sebuah tim astronom Universitas Arizona State bulan ini juga mengaku telah menemukan sebuah galaksi yang jauhnya 13 miliar tahun cahaya menggunakan teleskop di Chile.

Teori saat ini menyatakan bahwa alam semesta lahir dari sebuah
ledakan yang disebut Big Bang, sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu.
Para astronom menggunakan teleskop paling kuat yang mampu
mengamati lebih dalam permulaan alam semesta.

Penelitian para astronom Jepang akan dipublikasikan dalam Astrophysical Journal.

Sumber : Vivanews

Pendiri Apple Datangi Indonesia Bulan Depan


Pendiri Apple Datangi Indonesia Bulan Depan

Indonesia akan kedatangan inovator teknologi dunia, Steve Wozniak. Pendiri sekaligus karyawan pertama yang turut membesarkan nama Apple bersama Steve Jobs ini akan menjadi pembicara seminar.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari laman Stevewozid, Steve Wozniak, akan menjadi pembicara dalam acara seminar Innovation & Creativity akan berlangsung di Nusa Indah Theater Balai Kartini, Jakarta pada 17 Juli 2012.

Lelaki kelahiran 11 Agustus 1950 ini merupakan seorang insinyur dan programmer komputer Amerika Serikat yang mendirikan Apple Computer. Perusahaan ini sekarang dikenal dengan nama Apple Inc. didirikan bersama Steve Jobs dan Ronald Wayne.

Sejak 1985, Wozniak sudah tidak lagi memberikan kontribusi terhadap
Apple. Tapi, kini Wozniak lebih dikenal sebagai pengamat inovasi teknologi.

Banyak orang selalu mengaitkan Steve Wozniak dengan Apple. Pada masa awal perusahaan ini terbentuk, Wozniak juga menjadi penggemar berbagai gadget lain dan memperhatikan perkembangan teknologi yang ada.

Dalam seminar, dia akan memaparkan kreativitas teknologi yang dimilikinya. Peserta seminar tersebut akan mendapatkan kesempatan
berharga untuk mempelajari dan dapat bertemu langsung dengan salah
satu tokoh penting dunia teknologi di dunia.

Seminar ini juga akan membahas topik seputar inovasi teknologi digital
dan juga diisi oleh pameran jejaring bisnis. Mengingat kesempatan ini langka, bagi anda yang berminat dapat segera memesan tiket seminar via http://www.stevewozid.com.

Sumber : Vivanews 

Microsoft Rilis Tablet Lebih Kecil dari iPad


Microsoft Rilis Tablet Lebih Kecil dari iPad

Bukan rahasia lagi bila dalam waktu dekat Microsoft akan mengumumkan kehadiran Windows 8 yang bisa dibenamkan di tablet. Namun apa jadinya, bila Microsoft dikabarkan turut membuat tablet sendiri.
Kabar mengenai keinginan Microsoft untuk membuat pesaing iPad itu santer terdengar seiring dengan rencana sang raksasa software mengadakan suatu acara untuk mengumumkan sesuatu yang besar pada 18 Juni 2012 ini, di Los Angeles, Amerika Serikat.

Situs teknologi The Verge yang detikINET kutip, Jumat (16/6/2012), memastikan acara tersebut adalah peluncuran tablet, setelah mendapatkan kepastian dari orang dalam di perusahaan tersebut.

Sementara kabar angin menyeruak, spekulasi lain menambahkan kalau tablet Microsoft ini tidak hadir dengan ukuran seperti iPad, namun lebih kecil lagi. Ada kemungkinan akan seperti Kindle Fire, yang berukuran 7 inch.

Mungkin juga dalam memuluskan langkahnya membuat tablet, Nokia akan digandeng sebagai produsenhardware. Seperti diketahui antara Nokia dan Microsoft tengah mesra-mesranya menjalani hubungan bisnis.

Sistem operasi yang digunakan sudah pasti Windows 8, yang memang dapat dioptimalkan untuk layar sentuh. Tentu saja tablet yang berjalan di Windows bukan hal yang baru. Akan tetapi bila tabletnya dibuat langsung oleh Microsoft, tentu saja menarik untuk dinanti.

Sumber : Detikinet 

YouTube Laku di Indonesia, Google Incar Dana Segar


YouTube Laku di Indonesia, Google Incar Dana Segar

Google baru saja meresmikan layanan YouTube versi Indonesia. Tujuannya apalagi kalau bukan menjaring pemirsa lebih banyak, dan tentu saja kucuran dana segar dari para pengiklan di Indonesia.

Bertempat di Fairgrounds, Jakarta, Kamis (14/6/2012), Director of Product Management YouTube Asia Pasific, Adam Smith, resmi memperkenalkan domain baru YouTube untuk Indonesia.

Situs berbagi video paling populer di jagat internet itu sudah bisa diakses melalui domain http://www.youtube.co.id. Atau bagi yang biasa mengunjungi http://www.youtube.com bisa langsung memilih section Indonesia.

“70% pemirsa YouTube ada di luar Amerika Serikat. Dan di Asia, Indonesia adalah salah satu yang terbesar. Visitor dari Indonesia nonton puluhan juta jam per hari,” papar Adam.

Ia menjelaskan, dengan menyajikan tampilan berbahasa Indonesia, Google selaku induk dari YouTube berharap domain lokal ini bisa mempercepat proses pencarian video yang relevan oleh pengguna di Indonesia.

“Dari sekian miliar video yang ada di YouTube, kami ingin agar video dari Indonesia bisa dengan mudah dicari secara cepat, tidak perlu tercampur-campur dengan pencarian video dari negara lain saat di-search,” kata Rudy Ramawy, Country Manager Google Indonesia.

Dalam peluncurannya, YouTube sendiri bekerja sama dengan sejumlah perusahaan konten dari Indonesia seperti MyTrans.com, Aquarius Musikindo, Nagaswara, Trinity, GP Records, Musica Studio, dan sejumlah media partner lainnya.

YouTube Indonesia juga sudah berhasil menggaet sejumlah pengiklan utama yang akan diberikan brand channel khusus untuk mempromosikan produknya seperti Unilever Indonesia, Telkomsel, Bank Central Asia, dan Blibli.com.

Selain itu, YouTube juga menandatangani kerjasama dengan Wahana Musik Indonesia dan Composers and Authors Society of Hong Kong Limited yang memungkinkan pencipta dan pengarang lagu mendapatkan keuntungan secara finansial dari penempatan video mereka di YouTube Indonesia.

Sumber : Detikinet 

Bill Gates dari Masa ke Masa


Bill Gates dari Masa ke Masa

William Henry ‘Bill’ Gates III lahir 28 Oktober 1955. Pria yang dikenal dengan nama Bill Gates ini adalah salah satu entrepreneur teknologi paling sukses dalam sejarah berkat keberhasilan Microsoft, perusahaan yang didirikannya.

Kini, Bill Gates bersama istrinya Melinda lebih banyak menyibukkan diri dalam urusan kemanusiaan dan tidak terlalu banyak terlibat dalam bisnis Microsoft. Melalui yayasannya, menyumbangkan sangat banyak uang.

Berikut paparan singkat riwayat hidup Gates dan potretnya dari masa ke masa yang disarikan detikINET dari ZDnet, Selasa (12/6/2012).

 

 

Lulus Sekolah

 
Bill Gates menempuh pendidikan sekolah menengah di sekolah swasta bernama Lakeside School. Foto ini menampakkan upacara kelulusannya pada tahun 1973. Sesudah lulus, dia masuk ke salah satu universitas paling bergengsi dunia, Harvard University meski akhirnya memutuskan drop out untuk mengembangkan Microsoft.

Ditangkap Polisi

Barangkali ini adalah salah satu foto paling terkenal Bill Gates masa muda. Kala itu, umurnya baru menginjak 22 tahun. Dia ditangkap polisi karena ngebutmelebihi batas kecepatan di Albuquerque, New Mexico pada bulan December 1977. Ia memang belum punya SIM.

Kala itu, Gates sudah kuliah di Universitas Harvard. Dengan penampilannya yang culun dan sederhana seperti tampak dalam foto, barangkali hanya sedikit yang mengira bahwa nantinya dia akan menjadi manusia terkaya di planet bumi.

Pegawai Awal Microsoft

Foto di atas menunjukkan para pegawai awal Microsoft. Foto diambil pada tahun 1978 beberapa saat sebelum kantor Microsoft pindah dari Alburquerue ke Washington. Bill Gates tampak di sudut kiri bawah. Sedangkan di sudut kanan bawah adalah Paul Allen yang juga berstatus pendiri Microsoft.

Bersama Paul Allen

Gates berpose bersama Paul Allen pada tahun 1981 di antara tumpukan komputer PC. Allen adalah teman masa sekolah Gates. Pertemanan mereka terus berlanjut hingga mereka mendirikan Microsoft.

Beberapa saat sesudah foto ini diambil, Microsoft mendapatkan kontrak dari IBM untuk membuat software di komputer buatan IBM. Kontrak dengan IBM membuat nama Microsoft semakin diperhitungkan sebagai perusahaan potensial.

Bersama Steve Ballmer

Dalam foto yang dijepret pada tahun 1985 ini, Bill Gates tampak berbincang-bincang dengan Steve Ballmer, teman dan salah satu orang kepercayaannya. Ballmer yang sekarang menjabat sebagai CEO Microsoft ini adalah teman kuliah Gates di Harvard.

Bersama Steve Jobs

Hubungan Steve Jobs dan Bill Gates memang mengalami pasang surut, namun tetap saja keduanya adalah tokoh teknologi yang brilian. Majalah bergengsi Fortune pada tahun 1991 menampilkan foto keduanya dalam gaya santai di sampul majalah, untuk memperbincangkan tentang teknologi masa depan.

Gates Tahun 1990

Beginilah penampilan kasual Bill Gates pada foto yang diambil pada tahun 1990. Kala itu, usianya 35 tahun. Microsoft yang dipimpinnya sudah menikmati kesuksesan yang cukup besar dengan peluncuran sistem operasi Windows generasi awal.

Bersama Pimpinan Microsoft

Foto yang diambil pada tahun 2006 ini menampilkan Bill Gates bersama para sosok kunci yang menahkodai Microsoft. Di samping Gates ada Craig Mundie, Chief Research and Strategy Officer, Ray Ozzie yang menjabat sebagai Chief Software Architect dan Steve Ballmer yang saat ini menjadi CEO Microsoft.

Gates di Afrika

 

Tahun 2006, Gates sudah mulai serius di aktivitas filantropi. Dalam foto yang diambil tahun 2006 ini, dia bersama sang istri — Melinda Gates — datang ke sebuah klinik di Cape Town, Afrika Selatan. Mereka sedang mempelajari bagaimana agar bantuannya tepat sasaran.

Bill Gates memang sudah bertekad menyumbangkan sebagian besar harta kekayaannya untuk kemanusiaan. Bersama Warren Buffet, salah satu konglomerat Amerika Serikat, ia dikenal sering mendorong agar orang kaya menyumbangkan uang untuk membantu mereka yang kurang beruntung.

Penampilan Terakhir

 

Foto yang diambil pada tahun 2008 ini adalah penampilan terakhir Gates meluncurkan produk baru Microsoft. Dia menunjukkan teknologi layar sentuh bernama Microsoft Surface di kota London, Inggris. Setelah itu, Gates mendedikasikan dirinya dalam aktivitas kemanusiaan sampai sekarang dan sudah cukup jarang berbicara tentang teknologi di depan publik.

Sumber : Detikinet