Kuliah Online Gratis di Harvard dan MIT


Kuliah Online Gratis di Harvard dan MIT

Universitas ternama di Amerika Serikat, Harvard dan MIT membuka kelas gratis di internet. Layanan ini bisa dinikmati pelajar di penjuru dunia. Program gabungan edx ini menggunakan platform belajar online MIT, MITx.
Kemitraan MIT dengan Harvard memberikan beragam kursus, termasuk Sirkuit dan Elektronik. Sebanyak 120 ribu pelajar di seluruh dunia dapat menjajal kursus ini.

Kursus yang ditawarkan melalui edx ini memberikan kuliah melalui video, kuis online, dan pemeriksaan real-time. Siswa akan menerima sertifikat keahlian berdasarkan hasil belajar mereka.

Beberapa tahun terakhir, sistem belajar online semakin berkembang. Dengan dukungan koneksi internet tingkat tinggi, komputer memadai, dan teknologi pendukung seperti komputasi awan dapat membantu penyelenggaraan sistem edukasi ini.  Edx menjadi yang terbaru dan paling prestisius di antara semarak pendidikan online ini.

Platform edx ini juga membantu institusi pendidikan MIT dan Harvard untuk menjaring pelajar paling cerdas dari berbagai belahan dunia, seperti dikutip dari laman Technologyreview.com.

Direktur Ilmu Komputer dan Laboratorium Intelejensia Artifisial MIT, Anant Agrawal mengatakan edx juga melibatkan cara baru belajar online dengan mesin yang diprogram untuk menilai ujian.

Agrawal yang bertugas mengawal program ini menjelaskan, eksperimen baru dapat terlaksana untuk mengeksplorasi cara orang belajar dan meningkatkan prosesnya.

Ketika ditanya siapa pemimpin tren pelajaran interaktif ini, Agrawal menunjuk Salman Khan. Lulusan MIT dan Harvard ini memulai metode ini untuk mengajarkan sepupunya via YouTube. Kini Khan menciptakan platform pembelajaran online, Khan Academy.

Sumber : Technologyreview

Gunung Berapi Super Ternyata Sangat Aktif


Gunung Berapi Super Ternyata Sangat Aktif

Erupsi gunung berapi super (supervolcano) merupakan ancaman bencana alam yang paling berbahaya bagi planet kita. Para ilmuwan kini percaya letusan gunung Yellowstone, Amerika Serikat, lebih aktif dari yang diperkirakan.
Dua juta tahun lalu, erupsi supervolcano membuat langit gelap dengan semburan debu dari selatan California ke Sungai Mississippi. Sebanyak 500 kubik mil abu dimuntahkan ke langit.

Letusan kedua terjadi sekitar 6.000 tahun kemudian. Para ahli kini yakin letusan Yellowstone lebih sering dibanding yang mereka duga. Studi yang didanai Yayasan Sains Nasional dipublikasi pada jurnal Quaternary Geochronology.

Peneliti Universitas Washington, Amerika Serikat, dan Pusat Penelitian Lingkungan Universitas Skotlandia mengatakan erupsi terbesar Yellowstone 2 juta tahun lalu berbeda dengan letusan 6.000 tahun setelahnya.

“Riset menemukan ledakan volkanik Yellowstone lebih sering dibanding perkiraan sebelumnya,” ujar penulis hasil riset sekaligus peneliti Universitas Washington, Ben Ellis, seperti dikutip dari laman Dailymail.co.uk.

Erupsi supervolcano masuk kategori berbahaya karena dapat memicu perubahan iklim yang menginduksi Zaman Es dan hantaman lain.

Peristiwa semacam ini terjadi pada letusan Huckleberry Ridge yang 2.000 kali lebih besar dari erupsi Gunung St. Helens di Washington pada 1980.

Serupa serangan meteor, erupsi super ini mengakibatkan gangguan lingkungan terburuk bagi planet bumi.

Penemuan ini dapat memberikan gambaran perkiraan erupsi besar pada tahun mendatang. Sebelum para peneliti membagi satu erupsi menjadi dua, letusan Huckleberry Ridge menjadi terbesar keempat sepanjang masa.

Sumber : DailyMail

Sekolah Bahasa Inggris Online No.1 Di Dunia


Sekolah Bahasa Inggris Online No.1 Di Dunia

Seiring dengan pesatnya perkembangan globalisasi, kemahiran bahasa Inggris semakin mutlak diperlukan di masa yang akan datang. Kemajuan teknologi terbukti mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat untuk itu. Dengan misi “mengatasi kesenjangan bahasa, budaya dan wilayah geografis yang memisahkan kita”, EF English First sebagai lembaga pendidikan dengan kekhususan bahasa Inggris memperkenalkan Englishtown, sebuah sekolah bahasa Inggris online yang menawarkan pelayanan sistem pembelajaran bahasa Inggris melalui internet (E-learning). EF Englishtown memberikan berbagai kemudahan belajar bahasa Inggris bagi anda yang mempunyai mobilitas tinggi dan memerlukan efisiensi waktu. EF Englishtown menawarkan kursus online dan kelas langsung yang dipimpin oleh guru penutur asli bahasa Inggris. Karena kursus ini berlangsung dengan cara online, peserta kursus dapat belajar bahasa Inggris dimana saja dan kapan saja.

Kelebihan utama EF Englishtown terletak pada metodologi pengajaran dimana kelas-kelas dapat diakses dan berlangsung online setiap jam, kapan saja dan dimana saja.”so every hour there’s a new class starting and all schedule depend your own level”, seperti dituturkan oleh Elliot Davernas, Country Manager EF Englishtown Indonesia. Untuk percakapan, ada dua jenis kelas yang tersedia yaitu belajar secara privat dengan guru penutur asli bahasa Inggris dan belajar dalam grup maksimal 5 orang setiap grupnya. Selain itu terdapat juga unit “self-study”, di sini pelajaran dimulai dengan video pendek sebagai ilustrasi percakapan sehari-hari yang diperankan oleh penutur asli bahasa Inggris. Percakapan dalam video pendek ini memuat kosa-kata dan tata bahasa secara natural, sehingga peserta dapat membiasakan diri dengan percakapan sehari-hari dalam bahasa Inggris. Metode pengajaran ini telah diakui secara luas, terbukti dari berbagai penghargaan yang telah diterima seperti Silver Winner of Best online or distance learning programme dari E-learning award, Distinction winner dari The Communicator Awards dan lain-lain.

Informasi lebih lanjut, akses langsung ke http://www.englishtown.com atau datang langsung ke Booth Englishtown expo “English Fight” di lantai LG mall Senayan City dari tanggal 30 April sampai 6 Mei 2012.