Pesawat Star Trek Akan Menjadi Kenyataan


Pesawat Star Trek Akan Menjadi Kenyataan

USS Enterprise yang menjadi pesawat dalam film layar lebar Star Trek akan menjadi kenyataan dalam 20 tahun. Insinyur yang menyebut dirinya BTE Dan yakin pesawat ini akan menjadi realita. “Kita punya teknologi yang mampu menciptakan generasi pertama USS Enterprise. Jadi, ayo kita kerjakan,” ungkap BTE Dan.

Pesawat yang dirancang memiliki panjang 960 meter, lebih tinggi dari Menara Burj Khalifa jika disejajarkan, akan didorong oleh tenaga nuklir sebesar 1,5 gigawatt. Dengan teknologi teranyar, pesawat dengan nama Gen1 Enterprise ini akan mampu mencapai Bulan dalam waktu tiga hari dan Planet Mars dalam waktu tiga bulan. Biaya yang dihabiskan untuk pesawat generasi pertama ini sebesar Rp10 triliun.

BTE Dan mengatakan bahwa pesawat ini akan memiliki beberapa fungsi, seperti stasiun ruang angkasa, bandara ruang angkasa, dan pesawat ruang angkasa. Pesawat ini tidak akan bergerak dalam kecepatan cahaya, namun dapat mengeksplorasi dunia baru dengan kecepatan yang konstan. Misi pertama Gen1 Enterprise adalah Bulan, kemudian Planet Venus, Mars, dan mungkin Tata Surya Europa.

Untuk menunjukkan keseriusannya, BTE Dan menawarkan pemotongan pajak dan beberapa biaya untuk dialokasikan ke dalam pembuatan pesawat ini. “Perubahan dan pengeluaran pajak ini tidak akan berpengaruh banyak kepada masyarakat luas,” katanya.
Sumber: popsci

Virus Bisa Jadi Sumber Energi Listrik


Virus Bisa Jadi Sumber Energi Listrik

Ilmuwan di Berkeley, California menemukan cara baru menghasilkan listrik. Dengan sebuah teknik yang mereka kembangkan, virus bisa diubah menjadi penghasil listrik.
Terobosan ini berarti suatu hari nanti kita bisa mengisi ulang baterai perangkat seperti ponsel misalnya, dengan generator setipis kertas yang menghasilkan listrik.

Generator ini dengan elektroda di dalamnya ini memiliki lapisan film dari virus yang direkayasa. Meski demikian, diakui para ilmuwan yang mengembangkan metode ini, penemuan mereka masih tahap awal dan perlu dikembangkan lebih lanjut.

“Masih perlu banyak penelitian. Namun hasil kerja kami menjanjikan langkah awal menuju pengembangan generator penghasil listrik personal,” kata Seung-Wuk Lee dari Department of Energy’s Lawrence Berkeley National Lab Amerika Serikat (AS) mewakili timnya.

Menggunakan teknik rekayasa genetika, tim ilmuwan menambahkan empat molekul bermuatan negatif pada salah satu ujung dari sebuah alat berwujud protesin yang melapisi virus.

 

Dikutip dari My Fox, Kamis (16/5/2012), generator ini bekerja dengan memanfaatkan properti bernama piezoelectric dari bakteri M13, sebuah virus yang hanya menyerang bakteri dan jinak terhadap manusia.

Piezoelectric dapat mengubah energi mekanik menjadi listrik. Piezoelectricity sendiri adalah listrik yang dihasilkan dari akumulasi tekanan, seperti pada pemantik api untuk menyulut sebatang rokok.

“Karena perangkat bioteknologi memungkinkan produksi virus yang dimodifikasi berskala besar, materis piezoelectri berbasis virus bisa menawarkan kemudahan microelectronic di masa depan,” kata Lee.

Sumber : Detikinet

Pergerakan Pasir di Planet Mars


Pergerakan Pasir di Planet Mars

Perangkat angkasa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Mars Reconnaissance Orbiter, merekam pergerakan pasir di permukaan Planet Mars. Peristiwa ini terbilang mengejutkan karena kondisi cuaca dan atmosfer planet merah itu.

Mars memiliki atmosfer yang lebih tipis dari Bumi. Kecepatan angin di Mars juga jauh lebih lemah dan jarang. Namun, pergerakan pasir di Mars nyaris menyerupai pergerakan di Bumi.

Pergerakan ini direkam oleh High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) yang terdapat di Mars Reconnaissance Orbiter. Disimpulkan dalam jurnal Nature yang dirilis Rabu (9/5), gundukan pasir tersebut memiliki ketebalan 61 meter dan bergerak sejajar dengan permukaan Mars.

“Penemuan ini akan membantu para peneliti untuk memahami perubahan kondisi Mars dalam skala global,” ujar Kepala Program Eksplorasi Mars NASA Doug McCuistion. Selain itu, kata McCuistion, pemahaman terhadap permukaan Mars yang dinamis akan jadi informasi penting dalam perencanaan eksplorasi Mars. Baik menggunakan robot maupun misi pengiriman manusia.

Para peneliti menganalisa foto yang diambil di tahun 2007 dan 2010 di wilayah Nili Patera, gundukan pasir berlokasi di dekat garis khatulistiwa Mars. Dengan menghitung gerak lapisan, disimpulkan jika gundukan tersebut benar bergerak. Gerakan ini akhirnya memungkinkan pengukuran volume dan aliran pergerakan pasir.

“Kami memilih Nili Patera karena tahu ada pergerakan pasir di sana yang bisa kami ukur. Gundukan pasir di sana juga mirip dengan gundukan di Antartika dan beberapa lokasi lainnya di Mars,” ujar Nathan Bridges, peneliti dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory.

Hasil studi ini juga memperkaya informasi mengenai pengikisan batu oleh pasir di Mars. Dengan memperhitungkan volume pasir yang bergerak, para peneliti memperkirakan bebatuan di Nili Patera akan terkikis layaknya bebatuan di Antartika.
Sumber: Science Daily

Tata Kota Humanis, Seimbang di Segala Bidang


Tata Kota Humanis, Seimbang di Segala Bidang

Indonesia membutuhkan perencanaan kota yang humanis. Keseimbangan faktor ekonomi, sosial, dan budaya menjadi kunci keseimbangan pembangunan kota. “Pembangunan saat ini cenderung hanya mementingkan aspek ekonomi, tanpa memperhatikan faktor sosial dan budaya. Bahkan, aspek alam pun seringkali diabaikan,” ujar Dosen Jurusan Aristektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, T Yoyok Wahyu Subroto dalam jumpa pers Festival Kota Gadjah Mada 2012 di UGM, Jumat (11/5).

Pembangunan yang tidak humanis, lanjutnya, akan menyebabkan konflik sosial dan krisis lingkungan. Fenomena ini membuat kondisi masyarakat terutama di perkotaan menemui kegagalan dalam menciptakan kehidupan yang manusiawi (humanis). Salah satu perencanaan kota yang tidak humanis adalah kecepatan konversi lahan pertanian menjadi non pertanian. Perubahan lahan menjadi pemukiman menjadi contohnya.

Pemukiman, papar Yoyok, menjadi trend pembangunan saat ini. Akibatnya, harga–harga tanah melambung tinggi. “Seperti di Yogyakarta, harga tanahnya termahal kedua di antara Bali dan Jakarta,” tambahnya.

Pembangunan pemukiman tak jarang menutupi tanah-tanah yang seharusnya tidak boleh ditutupi oleh bangunan yang menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem di bawahnya. Tak hanya itu, persoalan irigasi dan sanitasi juga menjadi dampak pemukiman. “Salah satu akibat yang lebih parah lagi adalah petani berubah menjadi buruh tani karena lahan mereka sudah hilang,” paparnya.

Fenomena perencanaan kota yang tidak humanis adalah berkurangnya ruang publik yang kini dijadikan ruang privat. Padahal sangat penting melakukan perencanaan kota yang menciptakan ruang nyaman dan efektif dalam mendukung kegiatan penduduknya. ”Masih sangat diperlukan kajian-kajian atau riset tentang perencanaan kota. Keterlibatan antara pemerintah dan akademisi pun masih perlu ditingkatkan.”

Ketua Pelaksana Festival Kota Gadjah Mada 2012 Wildan Abdurrahman pun tak menampik jika kota sangat membutuhkan perencanaan yang humanis. Humanis di sini, lanjutnya, lebih berpihak pada faktor manusia dan alamnya. Karena saat ini pembangunan dan kebijakan belum berpihak pada kedua hal tersebut.

Festival Kota Gadjah Mada 2102 akan dilangsungkan mulai besok, 12 Mei hingga 25 Mei mendatang. Dalam festival ini, akan dilangsungkan seminar, city campaign tentang isu-isu perkotaan, pameran kota, serta dialog dengan Kementerian Bappenas, Sultan DIY, dan Pemerintah DIY.

National Geographic Indonesia

Sumber : National Geographic Indonesia

‘Touche’ Membuat Benda Berpikir dengan Sentuhan


Membuat Benda Berpikir dengan Sentuhan

Sejumlah aplikasi berbasis sentuhan berpotensi dikembangkan dengan teknologi sensing baru bernama ‘Touche’. Teknologi yang dikembangkan Disney Research dan Carniegie Mellon University ini merupakan sebuah bentuk sensing sentuhan kapasitif. Prinsip yang sama yang mendasari berbagai tipe layar sentuh yang digunakan pada kebanyakan ponsel pintar.

Bedanya teknologi ini memonitor sinyal-sinyal kapasitif pada rentang frekuensi yang luas. Tidak hanya sinyal elektris pada satu frekuensi seperti yang berlaku pada teknologi layar sentuh kebanyakan.

Teknologi ini memungkinkan ponsel pintar membisukan dirinya sendiri, misalnya jika pemiliknya meletakan jari telunjuk di bibir. Hal itu dimungkinkan dengan Swept Frequency Capcitive Sensing (SFCS), yang memicu terjadinya reaksi tidak hanya saat terjadi sentuhan, tapi mampu mengenali konfigurasi kompleks dari tangan atau tubuh yang melakukan sentuhan.

SFCS dapat meningkatkan kegunaan benda sehari-hari dengan hanya menggunakan satu elektroda sensing. Bahkan ada kalanya, seperti dalam kasus gagang pintu atau objek-objek konduktif lainnya, objek itu sendiri yang berperan sebagai sensor tanpa perlu dimodifikasi. Bahkan tubuh manusia atau air pun bisa menjadi sensor.

Signal frequency sweeps sudah digunakan selama puluhan tahun dalam komunikasi nirkabel, namun sejauh yang kami tahu, belum ada penerapannya dalam interaksi sentuhan,” kata Ivan Poupyrev, ilmuwan peneliti senior di Disney Research, Pittsburgh.

“Akan tetapi, dalam eksperimen di laboratorium kami, kami dapat menambahkan sensitivitas sentuhan pada berbagai objek. Saat dipadukan dengan teknik pengenalan gestur, Touche menunjukan tingkat pengakuan mendekati 100 persen. Hal itu menunjukan bahwa teknologi ini bisa digunakan untuk menciptakan cara baru bagi manusia untuk berinteraksi dengan berbagai objek dan dunia secara luas,” kata Poupyrev.
Sumber: NDTV Gadget

CEO Microsoft: Tunggu Kehebatan Windows 8


CEO Microsoft: Tunggu Kehebatan Windows 8

Sistem operasi Windows 8 menjadi salah satu komoditi IT yang paling hot dan begitu dinanti pada akhir tahun 2012 ini.

Seakan ingin memancing rasa penasaran user, CEO Microsoft Steve Ballmer menyatakan bahwa Windows 8 akan hadir dengan kemampuan mumpuni dan memberi rasa baru dalam menggunakan komputer.

“Windows 8 akan semakin cepat dan bakal memberikan user experience yang lebih segar,” ujarnya yang hadir melalui video di acara Hewlett-Packard Global Influencer Summit di Shanghai, China.

“OS ini nantinya bakal menyambangi PC, tablet, dan perangkat lainnya,” imbuh Ballmer, yang terlihat begitu bersemangat dalam rekaman video tersebut.

Bocoran Windows 8 sendiri kabarnya sudah disampaikan ke pihak vendor PC. Mereka pun lantas memberikan feedback untuk dilakukan pengembangan kembali oleh Microsoft jika memang dirasa kurang.

Para vendor PC ini juga dikatakan Ballmer telah menyiapkan perangkat yang siap dibenamkan Windows yang user interface-nya bergaya metro tersebut.

“Kami selalu menjaga hubungan baik dengan vendor PC. Termasuk untuk Windows 8 ini yang akan memberikan user pengalaman luar biasa,” sambungnya

Memang, Ballmer tidak menyebut kapan tanggal peluncuran Windows 8. Namun konon, waktu yang dinanti itu adalah bulan Oktober.

“Ketika produk ini sudah keluar secara resmi, kami akan langsung pula memberikannya kepada vendor PC,” pungkasnya.

Usia 19 Tahun Berhenti Kuliah Terus Jadi CEO


Usia 19 Tahun Berhenti Kuliah Terus Jadi CEO

Pemuda berusia 19 tahun ini percaya dia bisa belajar hanya dengan bekerja. Sahil Lavingia berhenti kuliah hanya setelah menjalani satu semester. Alasannya, dia bisa menghemat waktu 3,5 tahun dalam hidupnya. Sahil pun bekerja untuk mewujudkan impiannya.
Perusahaan yang menaunginya itu Pinterest, media sosial yang meraih 104 juta kunjungan pada Maret berdasarkan data Experian Hitwise. Pinterest menjadi jejaring sosial nomer tiga di dunia.

Lavingia pergi sebelum nama Pinterest terangkat. Dia tidak menyesal. Cita-citanya, menjadi CEO. Satu-satunya cara meraih itu dengan memulai usahanya sendiri.

“Saya sangat senang. Membangun perusahaan lebih baik daripada bekerja untuk orang lain,” ujar Lavingia seperti dilansir dari Mashable.com.

Pemuda ini memulai perusahaan baru bernama Gumroad. Startup ini bertujuan untuk mengatur pembayaran online bagi layanan penjualan produk kepada follower Twitter. Gumroad membuka langkah distribusi via jejaring sosial.

Gumroad dapat menghubungkan calon pembeli dan penjual melalui jaringan media sosial. Setelah Anda mendaftar ke Gumroad, Anda bisa menjual produk ke follower Twitter atau teman Facebook melalui link Gumroad. Pemimpin Turntable.fm, Seth Goldstein, menyebut layanan ini “PayPal untuk web sosial”.

Ini bukan ide baru. Anda bisa melakukan hal yang sama  menggunakan eBay. Tapi, Gumroad mengaku layanannya lebih cepat, simpel, dan murah.

Perusahaan ini mengambil bagian 5 persen dari hasil penjualan ditambah US$0,25. Lebih murah dibanding eBay yang meminta jatah 9 persen ditambah biaya pemuatan dalam kisaran US$0,10 hingga US$2. Potongan 5 persen ini termasuk lebih murah dibanding bagi hasil Amazon 50 persen dan iTunes 30 persen.

Investor yakin dengan Lavingia. SV Angel, Accel Partners, dan Lowercase Capital memandikan Gumroad dengan dana US$1,1 juta tahun lalu. Perusahaan ini mendapat suntikan dana lagi sebesar US$7 juta dari mantan petinggi Twitter dan mitra Kleiner Perkins Caufield & Byers, Mike Abbott.

Lavingia memulai menulis kode aplikasi sejak empat tahun lalu, saat berusia 15 tahun. “Saya mulai merancang lima atau enam tahun lalu, tapi saya bosan membuat gambar yang bagus,” ujar Lavingia.

Pemuda ini jatuh cinta pada iOS. Goldstein pun merekrut Lavingia untuk membuat aplikasi iPhone bagi perusahaannya.

“Dia pembuat kode yang baik, bijak, dan strategis. Saya berusaha mempekerjakannya, tapi dia mau membuat perusahaannya sendiri,” kenang Goldstein.

Kini CEO muda ini mengikuti langkah Mark Zuckerberg. Pemimpin Facebook itu mendekati pemodal agar berinvestasi saat dia berumur 20 tahun. David Karp juga meluncurkan Tumblr saat berusia 20 tahun. Brian Wong memulai pada usia yang sama dengan Lavingia saat memulai Kiip pada umur 19 tahun.

Pada usia muda, Lavingia telah menantang dirinya untuk mengelola perusahaannya sendiri. “Saya ingin melihat apakah saya mampu melakukannya. Ini menjadi cara yang baik untuk mengetahuinya,” cetus Lavingia.

Temuan Terbaru Penyebab Punahnya Dinosaurus


Temuan Terbaru Penyebab Punahnya Dinosaurus

Sebagian besar orang percaya dinosaurus terhapus dari bumi karena bencana dahsyat sekitar 65 juta tahun lalu, seperti zaman es, aktivitas gunung berapi, dan hantaman asteroid.
Tim peneliti menemukan dinosaurus punah secara bertahap. Penurunan jumlah mereka menurun secara pasti.

Studi yang dipimpin Museum Sejarah Alam Nasional Amerika memberikan jawaban berbeda untuk menjelaskan kejatuhan dinosaurus. Para ilmuwan ini berpendapat makhluk herbivora raksasa, seperti brachiosaurus mati secara perlahan selama 12 juta tahun terakhir pada periode Kapur. Periode ini berlangsung pada akhir periode Jura hingga awal Paleosen. Periode ini paling lama, mencakup hampir setengah era Mosozoikum.

Penemuan ini dipublikasikan pada 1 Mei 2012 dalam jurnal Nature Communications. Hasil riset menggagalkan gagasan dinosaurus hidup sehat dan bahagia sebelum diserang asteroid.

“Apakah gunung meletus atau hantaman asteroid terjadi saat kondisi dinosaurus masih prima? Kami menemukan persoalan ini lebih kompleks dari itu. Mungkin tidak disebabkan oleh bencana tiba-tiba yang biasa digambarkan,” ujar penulis utama penelitian, Steve Brusatte  yang juga alumnus pascasarjana Universitas Columbia, Amerika Serikat seperti dikutip dari laman Dailymail.co.uk.

Menurut Brusatte, herbivora purba ini sudah terancam punah sebelum hantaman terjadi. Tapi, dinosaurus dan herbivora berukuran sedang tidak bermasalah. Dalam berbagai kasus, lokasi keberadaan dinosaurus menentukan kepunahan.

Penemuan ini didapat berdasarkan “morfologi disparitas” atau keragaman tipe struktur tubuh dinosaurus. Sementara riset sebelumnya berbasis waktu perubahan jumlah dinosaurus.

Ilmuwan Universitas Ludwig Maximilian, Munich, Jerman, Richard Butler menjelaskan studi membandingkan tipe tubuh dinosaurus dapat memberikan penjelasan lebih baik.

Dinosaurus memiliki perbedaan besar satu sama lain. Ada ratusan spesies hidup pada akhir periode Kapur. Perbedaan besar dinosaurus terletak pada pola makan, bentuk, dan ukuran. Setiap kelompok berkembang dengan cara yang berbeda pula.

Riset menemukan dinosaurus herbivora, hadrosaurus dan ceratopsids, telah mengalami penurunan keragaman hayati sejak 12 juta tahun sebelum akhirnya musnah.

Menurut Maximilian, periode akhir Kapur bukan dunia statis yang diganggu hantaman asteroid.

“Beberapa dinosaurus mengalami perubahan dramatis selama beberapa waktu. Herbivora besar diperkirakan telah menghadapi penurunan jumlah dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Sumber : Vivanews

Pemuda Ini Keliling Dunia Mencari Dinosaurus


Pemuda Ini Keliling Dunia Mencari Dinosaurus

Pembuat film dokumenter asal Missouri, Amerika Serikat mencari bantuan dana dari investor untuk membiayai ekspedisi di Afrika. Pemuda ini ingin mendokumentasikan flora dan fauna yang belum pernah ditemukan. Pemimpin ekspedisi, Stephen McCullah ini berharap dapat bertemu dinosaurus dalam keadaan hidup.
McCullah akan menjelajah Kongo, Afrika. Tempat ini dipilih karena menjadi rumah makhluk purba serupa dinosaurus, Mokèlé-mbèmbé. Reptil dengan panjang 11 meter ini memiliki kulit keabuan dan leher panjang yang fleksibel. Penduduk lokal percaya hewan ini hidup di gua sekitar sungai. Binatang buas ini sanggup memangsa gajah, kuda nil, dan buaya.

McCullah meminta donasi US$27 ribu melalui laman Kickstarter.com. Dana ini akan digunakan sebagai biaya perjalanan Ekspedisi Newmac.

“Kami tidak berharap langsung menemukan bukti konkrit wujud Mokèlé-mbèmbé pada ekspedis pertama. Tapi, kami berharap selama tiga bulan pertama ada bukti yang dapat menunjukkan keberadaannya apabila memang hidup di sana,” urai McCullah seperti dikutip dari laman Life’s Little Mysteries.

McCullah telah mempelajari cara menangkap binatang raksasa dalam keadaan hidup.

“Kami akan membawa senapan pembius. Tapi, masih banyak faktor yang harus diantisipasi apabila binatang seperti Mokèlé-mbèmbé tidak bisa dilemahkan dengan  dibius,” imbuhnya.

Pemimpin ekspedisi ini akan menggunakan berbagai teknologi mutakhir untuk membantunya melacak keberadaan hewan purba ini.

“Kami akan menggunakan citra satelit, kamera perekam jejak, kamera thermal untuk melacak binatang, dan sonar untuk pencarian di air keruh,” ujar McCullah.

Permohonan dananya di Kickstarter telah mencapai US$16,146. Proyek ini akan terjadi apabila biaya yang diinginkan tercapai pada 11 Mei.

Supermoon Dapat Sebabkan Gempa


Supermoon Dapat Sebabkan Gempa

Pakar astrologi Richard Nolle memberi julukan bulan raksasa sebagai “Supermoon”. Momen ini terjadi ketika bulan purnama dalam kondisi 90 persen.

Posisi bulan saat itu lebih dekat dengan bumi. Peristiwa ini akan terjadi Sabtu, 5 Mei ini.

Beberapa spekulasi menyebutkan efek bulan raksasa ini pada bumi. Supermoon yang terjadi pada 10 Januari 2005 diduga menyebabkan gempa berujung tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004. Gempa tersebut terjadi 14 hari sebelum perigee bumi dan bulan terjadi.

Supermoon juga terjadi ketika Jepang mengalami gempa 8.9 SR pada 19 Maret 2011. Delapan hari sebelumnya, puncak kedekatan bumi dengan bulan (perigee) terjadi. Apakah akan terjadi gempa dahsyat lagi bertepatan dengan kehadiran supermoon kali ini?

Pakar astronomi dan dosen David Reneke menyatakan ada penyebab yang meningkatkan ketakutan manusia dibanding kiamat yang akan datang.

“Jika Anda mencoba, Anda dapat merunut secara kronologis hubungan bencana alam apa saja terhadap apa yang terjadi di langit malam, komet, planet, matahari,” ujarnya.

Pada masa lalu, susunan planet diperkirakan akan menarik matahari hingga terbagi dua. Pada kenyataannya tidak terjadi.

“Prediksi saya terhadap efek supermoon hanya sebatas ombak pasang saja,” ujar Reneke seperti dikutip dari Wvoutpost.com.