Sepatu Sebagai Alat Isi Ulang Baterai


Sepatu Sebagai Alat Isi Ulang Baterai

Peneliti muda berusia 24 tahun, Anthony Mutua, menciptakan sepatu yang bisa berfungsi sebagai alat isi ulang baterai telepon genggam. Penemuan ini ditunjukkan kepada publik pada kegiatan Kenyan Science Technology and Innovation Week (KSTIW) di Nairobi. Sebuah chip tipis yang diintegrasikan dengan tenaga gerak memungkinkan sebuah sepatu menjadi alat isi ulang baterai.

Sepatu tersebut menggunakan chip kristal tipis yang akan mengumpulkan tenaga saat sepatu melengkung. “Alat isi ulang ini bekerja menggunakan tekanan, saat Anda berjalan, Anda akan menyalakan generator energi. Selesai berjalan, Anda akan duduk dan proses isi ulang baterai bisa dimulai,” jelas Mutua kepada CNC World.

Selain itu, alat isi ulang tersebut bisa dipindahkan dari satu sepatu ke sepatu lainnya. Semua sepatu dapat menggunakan alat ini, kecuali sandal hotel. Laporan mengatakan bahwa alat isi ulang dapat mengisi beberapa telepon genggam dalam satu waktu.

Dalam waktu dekat, alat ini akan beredar di pasaran karena sudah dipantenkan oleh Mutua. Dalam perencanaannya untuk menuju pasar, Mutua memperkirakan harga yang ditawarkan untuk masyarakat luas adalah sekitar Rp400.000 untuk sepasang sepatu.
Sumber: cleantechnica

6 Fakta Tentang Energi Terbarukan di Amerika Serikat


6 Fakta Tentang Energi Terbarukan di Amerika Serikat

Special Assistant untuk Kebijakan Energi di Kongres Amerika Serikat, Adam Jones, mengatakan ada enam hal yang harus kita ketahui tentang nilai sebuah tenaga terbarukan. Menurutnya beberapa hal yang penting dari sebuah energi bersih adalah sebagai berikut:

  1. Energi bersih kompetitif dengan jenis energi lainnya, fosil khususnya. Sebagai contoh, menurut analisis terbaru dari Bloomberg New Energy Finance, energi angin di Amerika Serikat akan sangat kompetitif pada tahun 2016.
  2. Energi bersih menciptakan tiga kali lebih banyak peluang kerja dibandingkan energi fosil. Penelitian nasional menyebutkan bahwa peluang kerja lebih banyak di bidang energi bersih. Energi angin sekarang telah menciptakan 75.000 pekerjaan, angka tersebut akan meningkat hingga 500.000.
  3. Energi bersih meningkatkan fungsi jaringan listrik. Jika 20 persen energi dihasilkan oleh angin, maka tidak akan ada dampak negatif pada jaringan listrik yang selama ini masih terjadi.
  4. Investasi pada energi bersih telah melampaui investasi pada energi fosil. Fakta ini didapat dari investasi global yang terjadi tahun lalu terhadap energi terbarukan.
  5. Investasi pada energi bersih lebih hemat biaya. Lima negara bagian di Amerika Serikat telah menunjukkan penurunan biaya operasional sejak tahun 2005 hingga 2010.
  6. Energi fosil mendapatkan subsidi 75 kali lebih banyak jika dibandingkan dengan energi bersih. Energi fosil menerima subsidi kurang lebih sebesar Rp4.500 triliun sejak 1994 sampai 2009. Sebaliknya, subsidi untuk energi terbarukan hingga kini, hanya Rp50 triliun.

Energi terbarukan akan menjadi turbin peningkat untuk ekonomi di Amerika Serikat. Fakta-fakta ini akan terus beradaptasi dengan inovasi dan persaingan dalam bidang energi bersih.
Sumber: cleantechnica

Butuh 1 Bumi Lagi untuk Penuhi Kebutuhan Manusia


Butuh 1 Bumi Lagi untuk Penuhi Kebutuhan Manusia

Jumlah hewan bernilai seperti harimau dan tuna menurun 30 persen dalam kurun waktu empat dekade terakhir. Namun, di saat bersamaan populasi dunia meningkat dua kali lipat dengan tingkat konsumsi yang juga mencuat.

Makhluk hidup di air tawar mengalami jumlah penurunan terburuk, sekitar 70 persen. Sedangkan keseluruhan spesies di wilayah tropis mengalami penurunan sekitar 60 persen sejak tahun 1970. Benua Asia bahkan menjadi saksi hilangnya jumlah harimau yang turun 70 persen hanya dalam waktu 30 tahun.

Penurunan jumlah ini belum ditambah kehilangan dari industri perikanan yang menyedot bluefin tuna di bagian barat Samudera Atlantik. Demikian hasil laporan The Living Planet yang dikeluarkan WWF International, Selasa (15/5).

Selain mengambil sumber daya hayati secara berlebih, manusia juga tidak sedikit menggunakan sumber daya alam. Dalam laporan yang sama hasil kerjasama dengan Zoological Society of London (ZSL) dan Global Footprint Network, disebutkan jika manusia membutuhkan 18,2 miliar hektare tanah di tahun 2008. Sedangkan tanah produktif yang tersedia hanya sekitar 12 miliar hektare, sekitar 55 persennya dibutuhkan untuk hutan agar menyerap emisi karbon dioksida.

“Kita hidup seolah-olah memiliki planet tambahan. Kita menggunakan sumber daya 50 persen dari yang bisa disediakan oleh Bumi,” kata Direktur Umum WWF International Jim Leape. “Jika kita tidak mengubahnya, angka ini akan berkembang cepat. Bahkan di tahun 2030 nanti, dua planet pun tidak akan cukup (memenuhi kebutuhan manusia).”

Menurut salah satu profesor dari ZSL, Tim Blackburn, perawatan alam oleh manusia jauh lebih penting dari uang. Kemanusiaan bisa hidup tanpa adanya uang, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa ada alam.”Kita hidup di planet yang berada dalam krisi. Living Planet Index hanyalah satu jendela yang menunjukkan betapa buruk krisis itu,” kata Blackburn.
Sumber: Bloomberg, The Telegraph

Pasar Malam Indonesia Diminati Warga Belanda


Pasar Malam Indonesia Diminati Warga Belanda

Pasar malam Indonesia yang digelar di Belanda setiap tahunnya banyak diminati oleh warga asing. Biasanya dalam pasar malam tersebut, kebudayaan Indonesia akan ditampilkan. “Daya tarik pasar malam Indonesia di negara Belanda  sangat tinggi. Bahkan dalam waktu empat hari bisa menarik 27.600 pengunjung,” ujar Duta Besar Indonesia Untuk Belanda, Retno Marsudi, saat berkunjung ke Yogyakarta, Senin (14/5).

Dalam kunjungannya ke Yogyakarta, Retno mengatakan bahwa pihaknya akan meminta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk bisa berpartisipasi dalam pasar malam Indonesia ke-3 pada Maret 2013 di Belanda. Partisipasi ini di antaranya menyangkut soal kebudayaan dan pariwisata yang berhasil dikembangkan di Yogyakarta.

Dirinya menilai bahwa Yogyakarta telah berhasil mengembangkan lambang pariwisata dan kebudayaan di mata internasional. “Dengan keterlibatan Yogyakarta, kami berharap warga asing makin termotivasi untuk melihat kebudayaan negara Indonesia. Dengan demikian, kekayaan budaya Indonesia makin dikenal warga asing,” paparnya.

Tak hanya meningkatkan citra bangsa, dengan pameran budaya dan wisata ini, Indonesia juga terbantu untuk melakukan promosi wisata budaya. “Sultan Hamengku Buwono X juga menyambut baik kerjasama kebudayaan Indonesia-Belanda ini,” tambahnya.

Sri Sultan HB X sebagai Gubernur DY mengatakan, kedatangan duta besar Indonesia untuk Belanda memang bermaksud untuk menjalin kerjasama di bidang pariwisata dan kebudayaan. Sultan berharap, kerjasama serupa terus ditingkatkan untuk mengembangkan kebudayaan dan pariwisata di Indonesia.

Sumber : National Geographic Indonesia

Rusia Kirim 3 Ruang Angkasawan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional


Rusia Kirim 3 Ruang Angkasawan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional

Setelah tertunda selama 1,5 bulan karena alasan keselamatan, dua kosmonaut asal Rusia dan satu astronaut dari Amerika Serikat berhasil diluncurkan ke luar angkasa oleh pihak Rusia, di kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, Selasa (15/5). Menggunakan roket Soyuz FG, ketiga astronaut ini menuju ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan dijadwalkan tiba Kamis lusa (17/5).

Gennady Padalka, Sergei Revin, dan warga AS Joseph Acaba -nama ketiga ruang angkasawan itu- sampai ke orbit Bumi sesuai dengan jadwal. Kesehatan mereka pun masih prima, demikian dilaporkan koresponden AFP.  Ketiganya akan menyusul Oleg Kononenko, Don Pettit, dan Andre Kuipers yang sudah lebih dulu tinggal di ISS sejak lima bulan lalu.

Untuk Padalka, perjalanan ini merupakan petualangan luar angkasa untuk keempat kalinya. Ia dianggap sebagai salah satu kosmonaut berpengalaman di Rusia setelah menghabiskan 585 hari dan delapan kali berjalan di luar angkasa. Sedangkan buat Acaba, ini merupakan perjalanan kedua. Dan untuk Revin, ini jadi pengalaman pertamanya ke luar angkasa.

Pengiriman tiga ruang angkasawan ini juga menjadi kesuksesan buat Rusia. Mengingat negara ini merupakan satu-satunya di dunia yang bisa mengirimkan manusia ke luar angkasa setelah AS menyatakan mundur dari misi yang sama. Rusia kini bahkan jadi pengangkut astronaut AS menuju ISS yang menghabiskan dana Rp557 miliar per orang.

Kosmodrom Baikonur juga jadi lokasi sejarah karena di sinilah Yuri Gagarin -manusia pertama ke luar angkasa- diluncurkan. Rusia menegaskan akan mempertahankan lokasi ini dengan cara memodernisasi fasilitas yang disewa dari Kazakhstan hingga 2050.

“Kami tidak akan meninggalkan Baikonur. Kami ingin punya dua kosmodrom, Baikonur dan Vostochny, yang saling melengkapi satu sama lain,” kata Kepala Agensi Luar Angksa Rusia (Roscosmos) Vladimir Popovkin.
Sumber: Channel News Asia, AFP

Penguasaan SDA Indonesia Tidak Merata


Penguasaan SDA Indonesia Tidak Merata

Penguasaan dan pengelolaan SDA di Indonesia berada di sekelompok orang yang menguasai lahan puluhan juta hektare, seperti pertambangan dan perkebunan sawit. Hal ini menghadirkan kenyataan yang bertolak belakang untuk dua generasi berbeda. Di satu sisi generasi muda diminta menjaga keberlanjutan lingkungan, namun di sisi lain, generasi sebelumnya mengeksploitasi kekayaan SDA

Demikian pernyataan Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi. Elfian lebih lanjut mengatakan, “SDA diekspor, sebagai bahan mentah. Bahkan ada yang dipergunakan untuk alat perebutan kekuasaan, di tingkat nasional maupun di daerah,” imbuhnya. Hal ini juga berkaitan dengan masalah kebijakan. Pemerintah menetapkan rencana induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang membagi wilayah Indonesia menjadi koridor ekonomi dan dianggap ancaman terhadap kelestarian lingkungan.

Emil Salim, mantan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Indonesia menyatakan pula kegundahannya melihat fenomena kerusakan lingkungan Indonesia. Menurut Emil, pembangunan tidak boleh menitikberatkan aspek ekonomi semata. Tetapi harus memperhatikan dua aspek lain–sosial dan lingkungan. Ia menegaskan, bahwa tahun 2045 Bumi sudah tidak akan mampu lagi menyokong kehidupan sembilan miliar penduduk dunia.

Paparan Kementerian LH dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2011 lalu menyebut, laju kerusakan hutan masih lebih cepat dibandingkan laju pemulihannya. Kerusakan hutan sekitar 1,1 juta hektare per tahun di Indonesia, sedangkan kemampuan pemulihan lahan yang telah rusak hanya sekitar 0,5 juta hektare per tahun. Akibatnya, kondisi kerusakan lingkungan terjadi hampir di seluruh pelosok Indonesia dan menimbulkan berbagai bencana alam.
Sumber: Kompas

‘Developer Aplikasi Harus Punya Mimpi Besar’


‘Developer Aplikasi Harus Punya Mimpi Besar’

Potensi dan kreativitas generasi muda developer aplikasi Tanah Air dikatakan luar biasa. Itu sebabnya, mereka dituntut punya mimpi besar membuat sesuatu yang bisa mengubah dunia.
“Seringkali saya mendapat pertanyaan seperti ini. Apakah kami cukup bagus? Apakah kami bisa menang? Ya, tentu saja kalian bisa. Kalian punya kemampuan dan setara dengan anak-anak dari universitas hebat dari berbagai dunia,” kata Corporate Vice President Microsoft Indonesia Walid Abu-Habda.

Berbicara di acara penganugerahan Microsoft Imagine Cup 2012, Walid menyatakan keyakinannya bahwa begitu banyak anak muda Indonesia yang memiliki kemampuan sangat kompetitif. Kepada para peserta Imagine Cup 2012, Walid berpesan agar mereka harus memiliki mimpi besar.

“Ketika kalian bermimpi, bermimpilah sesuatu yang besar, jangan hanya mimpi kecil. Buat sesuatu yang tak hanya memberi dampak bagi Indonesia, tapi sesuatu yang mengubah dunia. So, dream big. That’s all about Microsoft Imagine Cup,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ashwin Sasongko mengatakan, meningkatkan konten dan aplikasi adalah target pemerintah yang sedang gencar dikejar.

Dikatakannya, dengan terkoneksi internet, peluang menjual aplikasi dan konten terbuka sangat lebar. “Ketika sebuah produk jadi, itu akan tersaji ke seluruh dunia. Anda bisa menjualnya secara global. Artinya, ketika membuat sebuah produk, Anda harus siap menjajakannya ke seluruh dunia,” ujarnya.

Sumber : Detikinet

17 Aplikasi Berbahaya di Android


17 Aplikasi Berbahaya di Android

Android memang sudah begitu populer, namun hal ini juga berdampak pada serbuan aplikasi jahat yang semakin deras. Seperti 17 aplikasi mobile berbahaya ini yang disinyalir masih berkeliaran bebas di Google Play.
Perusahaan keamanan Trend Micro menyatakan bahwa Google Play memang pernah melakukan aksi bersih-bersih untuk menyapu sejumlah aplikasi berbahaya. Namun hal itu tidak serta-merta menuntaskan ancaman yang ada.

“Aplikasi yang lebih berbahaya masih terlihat di market place resmi dan merugikan pengguna,” tukas Trend Micro dalam keterangannya yang diterima detikINET, Selasa (15/5/2012).

“Secara keseluruhan, kami telah menemukan 17 aplikasi mobile berbahaya yang masih bebas didownload dari Google Play. Dimana 10 aplikasi yang menggunakan AirPush berpotensi menghadirkan iklan yang mengganggu dan terlihat menonjol bagi pengguna, serta 6 aplikasi yang berisi kode malware Plankton,” lanjutnya.

Berikut 17 aplikasi berbahaya yang dimaksud Trend Micro.


Di antaranya, satu aplikasi yang secara eksplisit menggambarkan dirinya sebagai aplikasi mata-mata. Ancaman ini dikenal dengan nama ANDROIDOS_PDASPY.A. Sistem kerjanya meliputi lokasi pelacakan ponsel, panggilan telepon, dan pesan.

Sebagian besar aplikasi yang ada di atas telah didownload ribuan kali. Aplikasi PDASpy misalnya telah didownload lebih dari 100.000 kali.

Pengguna yang tidak mengaktifkan aplikasi mobile security pun dapat terganggu dengan adanya iklan (AirPush) atau aplikasi (Plankton) yang berbahaya karena terkoneksi dengan C&Cs.

“Kami menemukan aplikasi ini sebagai bagian dari upaya Mobile App Reputation (MAR). Kami terus memantau keduanya, baik aplikasi resmi maupun dari pihak ketiga. Untuk kedua aplikasi terbaru yang diupload dan aplikasi populer untuk kemudian diperiksa,” pungkas Trend Micro.

Diam-diam, Kodak Punya Reaktor Nuklir Tersembunyi 30 Tahun


Diam-diam, Kodak Punya Reaktor Nuklir Tersembunyi 30 Tahun

Kodak diam-diam punya fasilitas nuklir tersembunyi yang tidak diketahui oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) selama lebih dari 30 tahun. Kandungan uraniumnya cocok untuk diolah menjadi senjata nuklir.
Reaktor nuklir tersebut berisi 1,5 kg uranium berkalori tinggi yang bisa digunakan untuk persenjataan, dipakai dalam Californium Flux Multiplier (CFX) yang didapat pada 1974. Tapi kepemilikan uranium ini baru dilaporkan pada 2006 silam, setelah penggunaannya dihentikan.

Kodak, yang sudah melaporkan perlindungan kebangkrutan di bulan Januari lalu, mengklaim sudah mengantongi izin untuk reaktor nuklir itu dan sepenuhnya aman untuk dioperasikan.

“Uranium di CFX itu memang berkalori tinggi … tapi tidak semudah itu juga untuk diubah jadi senjata nuklir,” kata juru bicara Kodak Christopher Veronda kepada Fairfax Media, dikutip Sidney Morning Herald, Selasa (15/5/2011).

“Alat ini tidak mengakibatkan risiko radiasi kepada khalayak maupun karyawan,” kata Veronda.

Reaktor tersebut memang tidak digunakan sebagai pembangkit aktif sehingga tidak ada risiko bocornya radiasi, tapi tetap saja kandungannya sangat berbahaya jika sampai jatuh ke tangan teroris.

“Alat semacan ini sangat langka,” kata Miles Pomper, peneliti senior di pusat studi Nonproliferation di Washington, D.C.

Berdasarkan laporan Kodak, hanya ada dua alat tersebut yang pernah diproduksi dan beredar di dunia ini, dan satu-satunya yang dipakai untuk industri komersil.

Secara terpisah, juru bicara Komisi Regulator Nuklir AS, Neil Sheehan, mengatakan perusahaan swasta yang memegang alat seperti ini tidaklah lazim.

Reaktor tersebut ditempatkan di dalam bunker dengan tembok sebetal 60cm dalam sebuah fasilitas riset di Rochester, New York, tanpa sepengetahuan publik, sampai sekarang.

Namun, perusahaan yang hampir bangkrut itu bersikeras alat unik tersebut tidak pernah menjadi rahasia, hanya belum dipublikasi saja. Eksistensi reaktor itu (bukan lokasinya) sering disinggung dalam bahan riset dan dokumen publik.

“Banyak orang mengira reaktor kami itu sangat besar, bisa memberikan daya listrik ke banyak orang. Padahal, alat kami ini hanya cukup untuk menyalakan lampu 4 watt. Sebuah pembangkit normalnya bisa memberi daya 85 juta kali lebih banyak,” imbuh Veronda.

Reaktor tersebut ukurannya tidak besar, hanya sebesar kulkas dua pintu, dan digunakan untuk melipatgandakan neutron dan metode analitik lain. Kodak mengaku menggunakan reaktor ini untuk melakukan tes kemurnian bahan-bahan kimia, juga untuk tes neutron radiography.

Jika reaktor tersebut memang aman, pertanyaannya adalah, kenapa harus dihentikan? Kodak mengklaim keputusan untuk menghentikan reaktor itu sudah muncul sejak 2003, saat perusahaan ingin mencari cara alternatif yang lebih hemat dan murah untuk melakukan analisis.

5 Negara Pembajak Software Terbesar


5 Negara Pembajak Software Terbesar

Indonesia didapuk Bussines Software Alliance (BSA) sebagai negara dengan presentase pembajakan software mencapai 86%. Tentu saja angka ini terbilang tinggi. Lantas, bagaimana dengan negara lain.
Sebelum mengeluarkan hasil untuk tahun 2011 ini, BSA melakukan riset kepada hampir 15 ribu pengguna komputer di 33 negara di seluruh dunia.

“Dari hasil tersebut angka pembajakan software PC secara global mendekati angka 42%. Dengan potensi kehilangan mencapai USD 63,4 miliar,” terang Direktur Senior Anti-Piracy software BSA Asia Pacifik Turan Sawney, di Hotel Ritz Carlton, Selasa (15/5/2012).

Dari 33 negara tersebut, Indonesia berada di posisi kedua sebagai negara yang paling banyak memakai software ilegal. Dengan tingkat presentase mencapai 86% dan estimasi kerugian mencapai USD 1,467 miliar.

“Walaupun besar, sebetulnya jumlah tersebut turun 1% dari 87 % di tahun 2010 atau naik 1% di tahun 2009. Ini artinya 8 dari 10 software yang dipasang di komputer adalah software illegal,” tambahnya.

Sementara posisi pertama atau yang tertinggi diraih Venezuela, dengan tingkat pembajakan mencapai 88% dengan tingkat kerugian mencapai USD 668 juta.

Turan menjelaskan, tingginya pembajakan di suatu negara belum tentu tinggi secara nilai kerugian. Pasalnya, penghitungan juga didasarkan pada pengeluaran untuk pembelian software legal dengan penetrasi PC yang terjual dibagi penjualan softwate ilegal.

Berikut 5 negara dengan tingkat pembajakan tertinggi versi BSA:

1. Venezuela: Tingkat pembajakan 88%, Kerugian USD 668 juta
2. Indonesia: 86%, USD 1,467 miliar
3. China: 77%, USD 8,902 miliar
4. Thailand: 72%, USD 852 juta
5. Argentina: 69%, USD 657 juta.

Sumber : Detikinet