CEO Microsoft: Tunggu Kehebatan Windows 8


CEO Microsoft: Tunggu Kehebatan Windows 8

Sistem operasi Windows 8 menjadi salah satu komoditi IT yang paling hot dan begitu dinanti pada akhir tahun 2012 ini.

Seakan ingin memancing rasa penasaran user, CEO Microsoft Steve Ballmer menyatakan bahwa Windows 8 akan hadir dengan kemampuan mumpuni dan memberi rasa baru dalam menggunakan komputer.

“Windows 8 akan semakin cepat dan bakal memberikan user experience yang lebih segar,” ujarnya yang hadir melalui video di acara Hewlett-Packard Global Influencer Summit di Shanghai, China.

“OS ini nantinya bakal menyambangi PC, tablet, dan perangkat lainnya,” imbuh Ballmer, yang terlihat begitu bersemangat dalam rekaman video tersebut.

Bocoran Windows 8 sendiri kabarnya sudah disampaikan ke pihak vendor PC. Mereka pun lantas memberikan feedback untuk dilakukan pengembangan kembali oleh Microsoft jika memang dirasa kurang.

Para vendor PC ini juga dikatakan Ballmer telah menyiapkan perangkat yang siap dibenamkan Windows yang user interface-nya bergaya metro tersebut.

“Kami selalu menjaga hubungan baik dengan vendor PC. Termasuk untuk Windows 8 ini yang akan memberikan user pengalaman luar biasa,” sambungnya

Memang, Ballmer tidak menyebut kapan tanggal peluncuran Windows 8. Namun konon, waktu yang dinanti itu adalah bulan Oktober.

“Ketika produk ini sudah keluar secara resmi, kami akan langsung pula memberikannya kepada vendor PC,” pungkasnya.

Menanti Tablet Windows 8 yang Greget


Menanti Tablet Windows 8 yang Greget

iPad dan perangkat Android bisa dibilang sebagai dua pemain utama di industri tablet PC saat ini. Ingin rasanya melihat persaingan tak hanya didominasi kedua poros tersebut, diramaikan juga dengan tablet Windows 8 misalnya.
Ya, Microsoft pada akhir tahun 2012 memang dijadwalkan bakal merilis sistem operasi Windows 8. OS ini tidak hanya ditujukan untuk PC, namun juga sudah dipersiapkan untuk tablet PC, sebagai gadget yang tengah booming.

Pantas rasanya, user menanti-nanti akan seperti apa kemampuan tablet PC Windows 8 nantinya. Sontak harapan tinggi dimunculkan, terlebih OS tersebut merupakan hasil kreasi Microsoft, sang vendor software raksasa.

Selain itu, sejumlah vendor PC pun sudah dari jauh-jauh menyatakan dukungannya kepada Windows 8. Beberapa di antaranya adalah Lenovo, Dell dan Hewlett-Packard (HP).

Nah, nama terakhir bisa dibilang sebagai salah satu vendor PC yang penasaran dengan peruntungannya di industri tablet PC.

Seperti diketahui, HP sebelumnya telah menuai hasil kurang memuaskan — jika tak ingin disebut gagal — dengan tablet WebOS.

Namun hal itu ternyata tak membuat mereka kapok, produk tablet lain pun telah mereka persiapkan dimana OS yang diusung adalah Windows 8.

Dominic McCarthy, Vice President & General Manager Consumer Premium HP menegaskan jika vendor asal Amerika Serikat itu akan kembali bertarung di pasar tablet PC yang saat ini sudah kian sesak.

“Kami akan menggunakan Windows 8,” ujarnya dalam acara HP Global Influencer Summit di Shanghai, China.

McCarthy memang tidak menyebut kapan tanggal peluncuran tablet PC Windows 8 tersebut. Namun ia terlihat optimistis jika perangkat layar sentuh mobile HP ini nantinya bakal lebih greget.

“HP dan Microsoft memiliki hubungan partnership yang erat. Dan kami telah seringkali berkomunikasi untuk membicarakan soal Windows 8,” lanjutnya.

HP mengakui pasar tablet PC memang masih seksi. Namun mereka membuat produk tablet bukan serta merta untuk jualan. Tetapi diklaim juga dengan mempertimbangkan dari sisi ekosistem produk HP itu sendiri.

“Kami seringkali disebut sebagai perusahaan portofolio. Karena kami memiliki semua lini produk di dunia IT, mulai dari end user hingga korporat,” imbuh McCarthy.

Pun demikian, ia memastikan bahwa HP tak menutup pintu untuk Android. “Bisa saja kami membuat tablet Android jika pasar memang menginginkannya,” pungkasnya.

Selain HP, nama lain yang juga santer diberitakan tengah mempersiapkan tablet PC Windows 8 pertama adalah Lenovo.

Sumber yang dekat dengan manufaktur asal Taiwan itu mengatakan, tablet Windows 8 milik Lenovo tersebut itu malah akan segera dikapalkan pada Oktober dengan prosesor milik Intel.

Beberapa perkiraan merujuk pada satu nama yakni, Yoga Ideapad. Lenovo memamerkan Yoga Ideapad di CES awal tahun 2012 ini, dan itu mendapat banyak perhatian karena faktor bentuk yang tidak biasa.

Michael Dell, bos Dell Computer juga mengatakan secara terbuka bahwa pihaknya siap menawarkan tablet ketika Windows 8 resmi diluncurkan. Vendor lain yang juga disebut-sebut tertarik membuat tablet Windows 8 adalah Asus.

Ya, kita tunggu saja hasil kreasi para vendor PC raksasa ini. Apakah mereka mampu menciptakan tablet PC yang greget, dan bukan cuma jadi ‘perangkat penggembira’ di pasar?

Berani Bikin Smartphone, Hewlett-Packard


Berani Bikin Smartphone, Hewlett-Packard

Hewlett-Packard (HP) boleh saja mengklaim menjadi ‘raja’ di industri IT. Namun masih ada satu industri yang belum bisa mereka taklukkan, yakni industri ponsel. Berani terjun HP?
Ketertarikan vendor PC untuk ikut terjun ke pasar ponsel memang sudah dilakukan para pesaing HP. Mulai dari Lenovo, Dell, hingga Acer. Jangan lupakan pula Apple, vendor PC yang begitu populer dengan handset iPhone.

Memang, tak semuanya yang berujung kesuksesan. Namun dari beberapa contoh tersebut tentu bisa diambil benang merah jika pasar ponsel sejatinya masih seksi dan terbuka untuk menerima pemain baru.

Tinggal pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apa vendor tersebut berani menjajal peruntungannya? Nah, hal inilah sepertinya yang masih mengganjal di HP.

Ketika disinggung soal apakah memungkinkan jika vendor asal Amerika Serikat tersebut ikut meramaikan pasar perangkat genggam, sejumlah eksekutif HP menolak berkomentar.

“Kami belum ada informasi seputar itu (ponsel-red.),” singkat Kevin Frost, Vice President & General Manager Comercial Managed IT System HP.

Setali tiga uang dengan koleganya, Todd Bradley, Executive Vice President HP, juga memberi komentar yang kurang lebih sama datarnya.

“Saat ini kami sedang membahas soal PC kategori thin and light. Jadi tidak bisa berkomentar soal itu,” tukas Bradley, ketika ditanya seorang wartawan di sesi tanya jawab HP Global Influencer Summit di Shanghai, China.

CEO HP Meg Whitman sendiri menegaskan bahwa HP ibarat perusahaan portofolio. Hal ini untuk menggambarkan betapa lengkapnya lini produk dan solusi yang ditawarkan perusahaan tersebut di industri IT.

“Kami sekarang merupakan perusahaan IT terbesar di dunia. HP memiliki portofolio produk yang lengkap, muai dari software,

hardware, services, hingga solution. Mulai dari consumer hingga enterprise,” ujarnya, di kesempatan yang sama.

Bahkan, HP bisa dibilang perusahaan yang tak kapok. Hal ini dibuktikan dengan kesiapan mereka untuk membuat kembali produk tablet PC.

Padahal sebelumnya, mereka telah gagal dengan tablet WebOS. Memang, perangkat baru yang tengah digodok tersebut mengusung OS berbeda, yakni Windows 8.

Dominic McCarthy, Vice President & General Manager Consumer Premium HP mengungkap jika HP sangat begitu memperhatikan sisi ekosistem. Sehingga mereka terus berjuang untuk eksis di segala model perangkat, termasuk di tablet PC dimana mereka pernah gagal.

“Kami seringkali disebut sebagai perusahaan portofolio. Karena kami memiliki semua lini produk di dunia IT,” pungkas McCarthy.

Intel Ajak Ribuan Vendor Melek Teknologi Baru


Intel Ajak Ribuan Vendor Melek Teknologi Baru

Perhelatan Intel Solutions Summit 2012 resmi digelar. Bukan hanya sekadar ajang kumpul biasa, namun acara ini juga mengajak para rekanan Intel agar lebih memahami teknologi terbaru.
Ajang tahunan Intel Solution Summit yang diadakan di Bali ini bertujuan untuk memfasilitasi rekanannya agar bisa lebih melayani penggunanya dengan lebih baik. Di dalam ajang ini diperkenalkan juga Intel Technology Partner, yakni sebuah program pelatihan agar rekanannya lebih melek teknologi.

Hingga kini program tersebut diikuti oleh 245.000 rekanan Intel dari seluruh dunia, yang 45.000 di antaranya berasal dari kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

“Para mitra di seluruh Asia Pasifik melihat berbagai peluang baru dan kesempatan untuk menyediakan pengalaman perangkat komputasi yang lebih pintar,” kata Kamil Hasan, Director of Intel Reseller Channel Organization Asia Pacific, di sela gelaran Intel Solutions Summit 2012.

Program Intel Technology Partner memang didesain untuk membantu melatih, mendukung, dan memposisikan para mitra Intel agar bisa terus tumbuh. Dalam kegiatannya ini, Intel ingin menciptakan nilai di antara ekosistemnya dengan memfasilitasi kerjasama baru dan akses lintas organisasi yang bisa saling menguntungan.

Program ini juga akan meberi pengetahuan lebih soal perakitan desktop, perangkat mobile, server CPU, motherboard dan sistem lainnya agar para mitra mampu menyalurkan produk dan solusi Intel dengan lebih baik. Para mitra yang mengikuti program ini adalah mereka yang telah merasakan kesuksesan melalui perangkat ultrabook, all-in-one PC, dan penyaluran software.

“Intel Indonesia menantikan kesempatan untuk dapat bekerja sama dengan para mitra lokal kami guna menghadirkan inovasi terbaru di pasar Indonesia,” tambah Santhosh Viswanathan, Chief Representative Intel Indonesia.

Cloud Computing, Masa Depan Dunia IT Indonesia


Cloud Computing, Masa Depan Dunia IT Indonesia

Teknologi cloud computing atau komputasi awan mulai menjadi tren. Meski masih terdengar asing bagi sebagian kalangan, cloud computing diyakini akan banyak diadopsi dan menjadi masa depan dunia IT Indonesia.
“Cloud computing ini memang sesuatu yang masih baru, namun inilah future IT di Indonesia. Pada saatnya nanti, banyak yang akan memerlukan produk ini,” ucap Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL Axiata di Balai Kartini, Kamis (10/5/2012).

Kapan kira-kira layanan cloud computing akan menjadi sesuatu yang umum di Tanah Air? Hasnul memperkirakan hal tersebut akan terjadi pada tahun 2020.

“Sekarang mungkin memang belum terasa, tetapi mungkin di tahun 2020 sudah menjadi hal yang biasa,” sebutnya.

Solusi cloud computing dinilai menawarkan berbagai kemudahan. Misalnya, memungkinkan karyawan bekerja di mana saja karena data disimpan di cloud. Dan pengguna hanya tinggal memakainya alias terima beres dengan membayar biaya langganan.

Pendapat senada disampaikan oleh Sue Bryant, Director Cloud Computing Huawei Technologies. Ia menyatakan teknologi cloud computing merupakan salah satu evolusi besar di dunia IT.

“Dalam bertahun-tahun terakhir, sedikit yang menjadi sebuah evolusi di dunia IT. Cloud computing menjadi salah satu di antaranya,” kata wanita berkacamata itu.

XL Axiata pun telah resmi masuk ke bisnis layanan komputasi awan dengan nama XCloud. Untuk tahap awal, XCloud menyediakan layanan Public Infrastructure as a Services (SaaS) dan Software as a Services (SaaS).