Cina Luncurkan Dua Satelit Navigasi Beidou


Cina Luncurkan Dua Satelit Navigasi Beidou

Cina kembali memperlihatkan kemajuan di bidang teknologi antariksa. Dua satelit diluncurkan negeri itu untuk melengkapi navigasi dan posisi jaringan satelitnya di luar angkasa.

Mengutip laman BBC, dua satelit yang diluncurkan itu akan membawa sistem Beidou. Sistem yang kini berjumlah 13 satelit ini akan beroperasi menjangkau seluruh kawasan Cina.

Untuk memiliki jangkauan global, Cina pun menargetkan akan memiliki 35 satelit di tahun 2020. Dengan satelit Beidou ini, Cina berharap tidak lagi bergantung kepada US Global Positioning System.

Sama seperti sistem GPS ala Amerika Serikat, sistem Cina didesain untuk memungkinkan penggunanya tahu posisi mereka. Beidou yang juga dikenal sebagai “Kompas”, telah dikembangkan untuk kepentingan militer dan sipil.

Dua satelit itu diluncurkan Senin pagi kemarin di Pusat Peluncuran Satelit Xichang, barat daya provinsi Sichuan. Berdasarkan laporan Xinhua, satelit itu dibawa roket Long March-3B.

“Dua satelit akan membantu untuk meningkatkan tingkat akurasi Beidou atau sistem Kompas,” tulis pernyataan Pusat Peluncuran Satelit Xichang, seperti ditulis Xinhua.

Proyek Rusia dan Eropa

Dengan peluncuran ini, Beidou menjadikan Cina negara ketiga di dunia yang memiliki sistem navigasi sendiri. Dua negara lain adalah musuh bebuyutan ketika Perang Dingin berlangsung, Amerika Serikat dan Rusia.

Rusia sendiri memiliki 31 jaringan satelit Glonass yang mengorbit. Namun hanya 24 yang beroperasi. Empat satelit sudah tidak digunakan, satu dalam masa uji coba, sedangkan dua yang lain dalam perbaikan.

Badan Antariksa Rusia, Roscosmos, mengatakan Rusia merencanakan untuk menginvestasi US$ 694 juta untuk sistem Glonass di tahun ini. Deputi Perdana Menteri Vladislav Surkov juga pernah mengatakan lebih dari 300 miliar Rouble atau US$ 10,2 miliar dianggarkan untuk pengembangan Globass, yang akan mengaktifkan operasional 30 satelit di tahun 2020.

Eropa juga dikabarkan sedang membangun sistem navigasi yang dinamakan Galileo. Saat ini Galileo memiliki dua satelit yang mengorbit, yang diluncurkan Oktober tahun lalu. Dua satelit lain masih dalam jadwal untuk diluncurkan dalam beberapa tahun mendatang.

Proyek luar angkasa Komisi Eropa merencanakan akan mengorbitkan 26 satelit Galileo di akhir tahun 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s