Bintang yang Menjadi Pesaing Matahari


Bintang yang Menjadi Pesaing Matahari

Bintang yang menjadi pusat lima planet ini akan menjadi pesaing tata surya. Jika berhasil dikonfirmasi, bintang serupa matahari ini akan menetapkan rekor baru planet di luar tata surya yang pernah ditemukan.
Bintang ini yang disebut HD 10180 berlokasi sejauh 127 tahun cahaya dari bumi. Pada studi yang dipublikasikan Agustus 2010, para ahli astronomi mengidentifikasi lima benda langit asing dan dua kandidat planet.

Studi saat ini mengonfirmasi kandidat sebelumnya dalam sistem HD 10180. Dua planet lain diduga mengorbit bintang ini. Ini bisa membawa perhitungan hingga sembilan planet, seperti yang ditulis ahli astronomi Universitas Hertfordshire, Inggris, Mikko Tuomi.

Sebagai perbandingan, sistem tata surya kita memiliki delapan planet resmi. “Data menunjukkan bahwa tidak hanya tujuh, tetapi mungkin sebanyak sembilan planet dalam sistem,” kata Tuomi

Sumber : Space.com

Demi Putrinya, Ayah Buat Alat Deteksi Hantu


Demi Putrinya, Ayah Buat Alat Deteksi Hantu

Meski delapan tahun berlalu, kematian putrinya yang bernama  Melissa akibat kecelakaan lalu lintas tetap lekat dalam ingatan Gary Galka.

Pria asal Granby, Connecticut, AS itu mengaku hubungannya dengan Melissa tetap kuat. Dia selalu merasakan kehadiran putri tercintanya.

Hubungan batin itulah yang membuat insinyur listrik itu seakan terobsesi untuk mendesain sebuah alat yang menurutnya adalah perangkat dijital untuk eksplorasi paranormal atau pemburu hantu.

“Saya sudah menciptakan lebih dari 30 produk berbeda bagi penelitian paranormal,” kata dia kepada The Hartford Courant, seperti dimuat FOX News.

Atas penemuannya yang tak biasa itu, ia dan keluarganya tampil dalam saluran televisi, Travel Channel dalam acara bertajuk “Ghost Adventures” yang mengeksplorasi fenomena paranormal. Galka pun menunjukkan cara kerja salah satu alat temuannya, yang tiba-tiba mengeluarkan suara, “Hai ayah, aku mencintaimu.”

“Tak ada seorang pun yang pernah membuat produk seperti ini,” kata dia.

Alat-alat temuan Galka dijual dengan harga bervariasi, dari US$79 sampai sekitar US$350, yang semua namanya berawalan “Mel” diambil dari nama putrinya, Melisa. Hasil temuannya dijual dalam situs Professional Measurement, dengan mencantumkan deskripsi, “satu-satunya instrumen profesional yang didesain eksklusif untuk para peminat paranormal”.

Perangkat andalan, Mel-8704-SB7-EMF diklaim bisa mendeteksi berbagai perubahan elektromagnetis dan perubahan temperatur. Ia juga punya pemindai gelombang AM/FM, tombol yang menyala dalam gelap, termasuk instrumen eksklusif, P-SB7 Integrated Sprit Box — yang konon bisa digunakan untuk merekam suara roh.

Piranti bernilai US$349,99 itu laris manis, terjual habis, menurut situsnya. Namun perangkat sejenis lainnya masih tersedia.

Alat-alat nyeleneh itu juga dijual melalui perusahaan milik Galka, D.A.S. Distribution Inc, yang mempekerjakan enam orang. D.A.S mendistribusikan perangkat deteksi suara, kelembaban, temperature, juga laser untuk kepentingan medis dan kedirgantaraan. Alat pendeteksi hantu hanyalah bagian kecil dari bisnis.

Kinerja Dipertanyakan

Dari spesifikasinya, memang alat tersebut bisa mendeteksi frekuensi elektromagnetis. Tapi apakah itu berarti ia bisa mencari hantu?

Joe Nickell, peneliti senior dari organisasi Center for Inquiry, yang kerjaannya membuat penelitian paranormal lebih ilmiah, mengatakan kinerja alat EMF dipertanyakan.

“Yang mengejutkan mereka mengklaim mendapatkan hasil di sebuah rumah tua, yang faktanya ada banyak sumber non-hantu, seperti kabel rusak, menara gelombang mikro di dekatnya, dan sebagainya.

Bahkan peralatan elektronik seperti walkie-talkie dan kamera TV, juga semua perangkat elektronik yang mereka bawa –punya medan elektromagnetis.”

Ketika Anda Terjerumus ke Black Hole


Ketika Anda Terjerumus ke Black Hole

Masih banyak misteri tentang alam semesta. Tentang bagaimana ia diciptakan, berapa persis umur, dan tentang begitu banyak planet yang belum diketahui apa isinya. Salah satu misteri yang juga membuat para ahli penasaran adalah black hole (lubang hitam). Lubang hitam itu dianggap sebagai tempat paling aneh di alam semesta ini.

Lubang hitam itu sangat besar. Lubang utamanya disebut “titik tidak terbatas”. Lantaran begitu gelap, bahkan tidak ada cahaya dengan kekuatan berapapun  yang sanggup menyusup. Jadi silahkan membayangkan seberapa gelap lubang rakasasa itu.

Para pakar astrofisika menjelaskan keadaan lubang hitam itu dengan memberi pengandaian. Charles Liu, misalnya, menjelaskan bahwa jika masuk ke sana, badan Anda akan menjadi seperti pasta gigi yang keluar dari dalam kemasan. Jadi, katanya, lubang itu tentu bukan tempat tujuan wisata.

Ilmuwan yang bekerja untuk Planetarium Hayden Amerika Serikat ini mengatakan ketika obyek melintasi lubang hitam itu, maka dia akan mengalami dampak gaya pasang surut seperti di bumi. Kekuatan gravitasi menurun sesuai jarak. Bulan akan ditarik lebih dekat ke sisi bumi dengan keras.

Hasilnya, bumi condong ke arah bulan. Bumi bergerak. Karena tanah begitu kokoh maka kita yang berpijak di atasnya tidak merasakan gerakan itu. Tapi air  yang ada dipermukaan laut akan mengalir. “Itulah interaksi pasang surut air laut,” ujar Liu.

Nah pasang surut air laut itu menjadi peristiwa biasa saja. Tapi, manusia masuk ke lubang hitam? Berbeda. Di sekitar lubang hitam yang seukuran bumi ini, skala gaya pasang surut akan berkali lipat. Bagian atas kepala Anda akan ditarik paksa hingga terus memanjang.

“Sir Martin Rees (ahli astrofisika Inggris) menyebutnya fenomena ini ‘spaghettification’. Anda akan menjadi aliran partikel subatomik yang
berputar-putar ke dalam lubang hitam,” urai Liu seperti dikutip dari laman Lifeslittlemysteries.com.

Otak Anda akan terpisah dari atom penyusunnya seketika. Tapi, Anda punya sedikit waktu untuk melihat isi lubang hitam raksasa itu.

Kematian di bagian lubang hitam yang terbesar justru tidak terlalu menyiksa karena permukaannya kurang ekstrim. Lubang seukuran tata surya ini memiliki gaya pasang surut yang tidak terlalu kuat.

“Pertama-tama, Anda mendekati kecepatan cahaya saat jatuh ke lubang hitam. Semakin cepat Anda bergerak di luar angkasa, semakin lambat Anda bergerak melalui ruang, semakin lambat Anda bergerak melalui waktu,” terang Liu.

Ketika Anda jatuh, banyak benda yang jatuh di depan Anda yang mengalami “penundaan waktu”. Apabila Anda menengok ke depan lubang hitam, obyek yang Anda lihat telah jatuh sebelumnya. Menengok ke depan, Anda menatap obyek yang akan jatuh di belakang Anda.

“Jadi, Anda akan melihat seluruh sejarah alam semesta secara bersamaan. Dari masa Big Bang hingga masa depan,” ujar Liu.

Obyek Misterius Melubangi Saturnus


Obyek Misterius Melubangi Saturnus

Obyek misterius terlihat membuat kehancuran pada cincin planet Saturnus. Penemuan ini terungkap dari detail foto sistem Saturnus yang dipotret pengorbit Cassini milik NASA.

Pada gambar ini, peneliti menemukan obyek asing dengan lebar 1 km melubangi cincin F tipis yang mengelilingi Saturnus.

Setelah menembus, benda asing itu membawa partikel es berkilauan bersamanya. Jejak puing-puing ini disebut para ilmuwan sebagai “jet mini”.

Anggota tim Cassini, Carl Murray menyebut cincin F Saturnus sebagai cincin teraneh. “Hasil terbaru Cassini ini menunjukkan dinamika cincin F lebih dari yang kita bayangkan,” ujar peneliti yang berbasis di Universitas Queen Mary, London, Inggris ini.

Temuan ini menunjukkan wilayah cincin F ramai berisi berbagai obyek dari seukuran 1 km hingga sebesar bulan. “Seperti Prometheus berukuran ratusan mil yang menyuguhkan pemandangan spektakular,” ujar Murray.

Cincin F diikuti dua satelit kecil, Prometheus dan Pandora yang berada di dalam dan luar lingkaran. Kadang-kadang satelit ini mengganggu cincin dengan menciptakan saluran dan bola salju. Kini para ilmuwan berpikir beberapa bola salju ini berubah menjadi obyek aneh yang melubangi cincin F.

Obyek tampak bertabrakan dengan cincin pada kecepatan  sedang sekitar 6,4 km per jam. Tumbukan ini meninggalkan jejak sepanjang 40 hingga 180 km.

“Keliling cincin F sekitar 550 ribu mil (881 ribu km). Jet mini ini begitu kecil sehingga butuh waktu dan momentum untuk menemukannya,” ujar tim Cassini, Nick Attree. Tim dapat menemukan obyek ini setelah menelusuri 20 ribu gambar.

“Kami senang menemukan 500 contoh penyusup ini setelah Cassini berada di Saturnus selama 7 tahun,” cetus Attree seperti dikutip dari laman Space.com.

Cincin F telah menjadi teka-teki para ilmuwan sejak ditemukan pada 1980-an. Pada 1997, Cassini diluncurkan sebagai bagian dari misi Cassini-Huygens. Program kolaborasi NASA, Agen Antariksa Eropa, dan Agen Antariksa Italia ini telah mengelilingi planet sejak 2004. Misinya akan diperpanjang hingga 2017.

Para peneliti akan mempresentasikan temuan ini pada pertemuan Geosains Uni Eropa di Wina, Austria.

SolO, Satelit yang Didesain Dekati Matahari


SolO, Satelit yang Didesain Dekati Matahari

Perusahaan asal Inggris akan memimpin pembuatan Solar Orbiter (SolO). SolO sebuah pesawat luar angkasa yang akan melakukan perjalanan lebih dekat ke matahari daripada satelit yang ada saat ini.

SolO akan mengambil gambar dan melakukan pengukuran dari dalam orbit Merkurius, untuk mendapatkan wawasan baru tentang apa yang mendorong pergerakan dinamis bintang.

Badan Antariksa Eropa telah menandatangani kontrak dengan perusahaan asal Inggris, Astrium, untuk membangun SolO senilai 300 juta euro, untuk peluncuran pada 2017. Kesepakatan ini merupakan kontrak yang terbesar di Inggris.

Kontrak ini juga menandai 50 tahun aktivitas Inggris dalam bidang orbit. Pada 26 April 1962 silam merupakan hari di mana Inggris mampu mengarungi ruang angkasa dengan peluncuran satelit Ariel-1.

Direktur Badan Antariksa Eropa, Alvaro Gimenez dan  eksekutif Astrium, Miranda Mills, mencapai kesepakatan SoIO di Science Museum, London, tempat model Ariel-1 dipamerkan.

Setelah peluncuran, Solar Orbiter akan ‘melayang’ sendiri ke dalam tata surya dan mendekati matahari dengan jarak 42 juta km. Untuk melakukan ini, dibutuhkan pesawat ruang angkasa yang membawa sebuah perisai kuat.

“Panas akan menjadi masalah besar,” kata Ralph Cordey, kepala sains Astrium. “Jika tidak dilindungi, wajah pesawat ruang angkasa akan terkena panas 500 derajat, yang akan menjadi bencana,” lanjutnya.

“Kami akan menggunakan pelindung panas yang tebal untuk mengurangi suhu dalam pesawat ruang angkasa dan sistem menurunkan suhu ruangan. Sehingga semua elektronik dapat beroperasi secara nyaman,” ucapnya.

Instrumen penginderaan terluar dari satelit tersebut, yakni pencitra dan teleskop, akan dapat melihat meskipun celah yang memiliki alat pengatur cahaya dapat ditutup saat tidak ada pengamatan yang dilakukan.

Misi ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang bagaimana matahari mempengaruhi lingkungan. Khususnya mengenai bagaimana matahari menghasilkan dan mengakselerasi aliran partikel bermuatan yang berada di sekeliling planet.

Angin matahari bisa sangat bergolak, dan letusan besar di permukaan matahari akan membuat gangguan besar dalam angin. Ketika aliran partikel ini menyentuh atmosfer bumi dan planet-planet lain, itu menimbulkan cahaya aurora spektakuler.

“Misi Solar Orbiter akan memberitahu kita bagaimana matahari menciptakan heliosphere, gelembung bermuatan partikel di sekeliling tata surya, yang Anda anggap sebagai atmosfernya,” jelas Lucie Green, fisikawan matahari dari University College London. “Heliosphere adalah panas dan mengembang keluar ke angkasa sekitar 17 miliar km,” tambahnya.

“Kami tidak tahu bagaimana hal itu terbentuk dan bagaimana itu bermuatan dengan waktu. Tetapi Solar Orbiter akan benar-benar jauh ke dalam atmosfer untuk melihat di mana di permukaan emisi muncul, untuk akhirnya memahami bagaimana gelembung besar dibuat,” katanya.

Untuk mencontohkan angin matahari tersebut seperti saat terjadi di permukaan, Solar Orbiter telah memiliki lima instrumen pengujian di tempat. Ini untuk mengkonfirmasi semua fungsi suatu sistem secara benar.

Orbit satelit juga akan mengambil satelit di atas pesawat dari planet-planet sehingga satelit dapat melihat beberapa proses pada perangsangan di kutub matahari. Dan kecepatan SolO di sekitar bintang berarti kecepatan ini akan dapat mengikuti kejadian dan ciri-ciri yang biasanya. memutar dari pandangan observatorium Bumi.

Misi Lain

Inti dari usaha ini yakni keinginan untuk memahami lebih baik penyebab dari apa fisika surya yang disebut “cuaca luar angkasa”.

Badai besar pada matahari yang melemparkan milyaran ton partikel bermuatan keluar ke angkasa dapat mengganggu medan elektromagnetik di Bumi. Ini mengakibatkan gangguan komunikasi dan dalam kasus yang ekstrim, merusak jaringan listrik dan elektronik satelit.

Para ilmuwan ingin dapat meramalkan kejadian seperti sebelumnya dengan lebih jelas.

Solar Oribter merupakan perusahaan patungan antara Badan Antariksa Eropa (ESA)dan badan antariksa AS (NASA). NASA akan memasok satu instrumen, sensor dan roket untuk mengirim satelit dalam proyek perjalanan ini.

Proyek ini muncul dari sebuah kompetisi di antara para ilmuwan ruang angkasa Eropa untuk menemukan misi kelas menengah yang paling menarik untuk mengambil celah peluncuran yang tersedia pada akhir dekade ini.

Badan Antariksa Eropa akan segera menandatangani sebuah misi yang selanjutnya, yang disebut Euclid. Misi ini akan menyelidiki fenomena misterius, materi gelap dan energi gelap, yang mendominasi dan membentuk alam semesta yang terlihat melalui teleskop.

Pertama kalinya dalam sebuah kelas baru misi besar, yang membutuhkan biaya milyaran euro, akan dipilih minggu depan. Ini diharapkan dapat menjadi misi untuk mempelajari es bulan Jupiter.

Sumber : BBC

Persaingan Taksi Swasta Antariksa


Persaingan Taksi Swasta Antariksa

Jika taksi biasa mengantar Anda keliling kota, taksi antariksa mengantar-jemput ke Stasiun Antariksa Internasional. NASA mencari pihak swasta untuk mengembangkan bisnis taksi ini pada 2017.
Pesawat shuttle tertua NASA telah dipensiunkan ke museum. NASA mengantar Discovery ke Museum Antariksa dan Udara Nasional di Washington, D.C. Setelah program shuttle ditutup, NASA mencari langkah lain dengan mengembangkan bisnis baru, taksi antariksa. NASA berharap kompetisi ini dapat menurunkan biaya untuk membantu eksplorasi dan eksploitasi lebih jauh.

“Kami ingin membuat kompetisi ini berlangsung lama untuk melayani stasiun antariksa dengan kru dan kargonya secepat mungkin,” ujar Deputi NASA, Lori Garver, seperti dikutip pada laman Msnbc.msn.com.

NASA merencanakan untuk tetap terbang ke luar angkasa hingga 2020. Mereka telah membicarakan perihal ini dengan mitra internasional. Selama dua tahun ini, program Pengembangan Kru Komersial NASA telah memberikan US$320 juta kepada empat perusahaan penerbangan yakni SpaceX, Blue Origin, Sierra Nevada, dan Boeing.

SpaceX menggunakan uang NASA untuk memperbarui kapsul Dragon. Taksi ini akan menjadi pengantar kargo untuk kebutuhan di luar angkasa.

Kompetitornya datang dari perusahan penerbangan raksasa Boeing. CST-100 diprediksi siap meluncur pada 2015-2016.

Pendiri Amazon.com pun ikut dalam kompetisi taksi ini dengan perusahaan Blue Origin. Space Vehicle disiapkan untuk terbang pada 2018.

Perusahaan Sierra Nevada tidak mau kalah. Taksi Dream Chaser yang didesain untuk tujuh orang ini dapat beroperasi pada 2015.

Menurut laporan laman Space.com, terdapat 10 konsep taksi antariksa yang siap menjadi kenyataan.

SMK Jakarta Terbangkan Pesawat Jabiru PK-ST


SMK Jakarta Terbangkan Pesawat Jabiru PK-ST

Polesan tangan-tangan terampil remaja belasan tahun dari SMK Negeri 29 Jakarta ternyata mampu membuat rakitan mereka terbang bebas di Pondok Cabe, Tangerang, hari ini. Walau sebagian besar komponennya masih buatan asing, mereka tetap bangga bisa merakit sendiri pesawat terbang itu.

Seakan tak kenal lelah, para siswa SMK tersebut bergantian dari siang sampai petang mengupayakan pesawat dapat terbang secara sempurna. Pesawat  eksperimental itu adalah Jabiru PK-SMT.

Ahmad Budiman, Kepala Program Keahlian Airframe Powerplant SMK 29 Jakarta mengungkapkan, ide awal pembuatan pesawat ini yakni bermula dari praktek merawat pesawat yang tidak terbang. Itu, merupakan hal wajar mengingat lulusan SMK nantinya akan bekerja di perusahaan penerbangan.

Kemudian, dia melanjutkan, saat mengikuti Lomba Keterampilan Siswa (LKS) 2008 di Kemendiknas, para siswa mengirimkan karya pesawat. Saat pameran, Menteri Pendidikan, Bambang Sudibyo diprovokasi oleh pihak SMK, bahwa SMK sebaiknya didukung untuk membuat karya, bukan merawat pesawat orang lain.

Gayung pun bersambut. Bambang pun meminta SMK untuk membuat dua pesawat sejenis. Akhirnya, kementerian menggelontorkan dana Rp1 miliar untuk membuat pesawat. Seminggu setelah pameran itu, pihak SMK diminta menghadap ke Kemendiknas untuk mengambil dana tersebut.

“Biasanya memang siswa di sini bongkar dan rakit pesawat orang lain. Itu kan biar feeling mereka kena saat nanti kerja di penerbangan,” ujar Ahmad Budiman di sela-sela stan SMK 29, Monas, Jakarta, Sabtu 28 April 2012.

Kemudian, dia melanjutkan, dana tersebut digunakan untuk membeli komponen pesawat, yang 85 persen dipasok dari luar negeri, seperti China dan Australia, sedangkan komponen dalam negeri baru 15 persen. Komponen yang didatangkan dari China adalah panel, sedangkan bahan dari Australia adalah fiber. “Untuk komponen lokal yakni beberapa bagian di panel, teris backleading,” tambahnya.

“Biaya untuk buat ini seluruhnya Rp1,5 miliiar. Itu sudah termasuk asuransi pilot, asuransi pesawat, lisensi pesawat. Kami menanggung Rp300 juta,” kata Ahmad.

Akhirnya setelah empat tahun, pesawat buatan tangan siswa belasan tahun tersebut dapat terbang untuk pertama kalinya di Bandara Pondok Cabe, Tangerang. “Saat test flight, mampu terbang empat ribu kaki selama 20 menit,” kata Ahmad.

Pesawat Lain

Pesawat dengan panjang 6,7 meter dan lebar 9,86 meter serta tinggi 2,4 meter tersebut mampu terbang dengan ketinggian 14 ribu kaki. “Pesawat ini berkapasitas empat penumpang dengan baling-baling di depan serta tiga roda di bawahnya. Pesawat yang berkapasitas 140 liter Pertamax ini sudah menikmati penerbangan pertama kalinya,” ujarnya.

Dengan kemampuannya saat ini, menurutnya, pesawat itu mampu terbang dari Jakarta ke Kuala Lumpur. Sayangnya, lisensi untuk pesawat tidak memungkinkan karena pesawat jenis ini hanyalah pesawat eksperimental.

Saat ini, Ahmad menjelaskan bahwa SMK 29 masih mempunyai sembilan pesawat sejenis yang masih dikerjakan. “Satu sudah 100 persen jadi, yakni yang ini, yang lainnya masih dikerjakan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa yang dilakukan oleh siswanya lebih dari sebuah perakitan, karena siswa SMK 29 juga membuat beberapa komponen pesawat. “Jadi, tidak hanya pasang-pasang saja,” tuturnya.

Kisah Ayam Pengukur Badai Matahari


Kisah Ayam Pengukur Badai Matahari

Matahari mengalami badai radiasi terparah pada bulan lalu. Satelit dilempari berbagai partikel. Aurora bersinar kuat pada kedua kutub bumi. Pelajar SMA di Bishop, California, Amerika Serikat tahu apa yang harus dilakukan. Mereka meluncurkan ayam karet ke stratosfir.

Para siswa ini menerbangkan balon helium dan memuat mainan karet berbentuk ayam bernama Camilla. Maskot Solar Dynamics Observatory (SDO) ini dikirim ke ketinggian 120 ribu kaki. Ayam ini akan terekspos kekuatan energi proton solar pada jarak dekat.

“Kami melengkapi Camilla dengan sensor pengukur radiasi,” ujar pelajar SMA Bishop, Sam Johnson seperti dikutip dalam laman Nasa.gov.

Peluncuran ayam karet untuk mengukur badai matahari mungkin terdengar aneh. Tapi, siswa ini memiliki alasan yang menarik. Mereka sedang melakukan proyek astrobiologi.

“Akhir tahun ini kami berencana untuk meluncurkan spesies mikroba untuk mengetahui apakah mereka dapat hidup pada batas angkasa. Ini adalah penerbangan pengintaian,” ujar anggota kelompok Rachel Molina yang baru berusia 17 tahun.

Penggemar angkasa luar banyak yang telah akrab dengan sosok Camilla. Ayam ini menjadi maskot Observatori Dinamika Surya NASA. Dengan bantuan sang penjaga dari Universitas Stanford, Romeo Durscher, Camilla memiliki lebih dari 20.000 follower Twitter, Facebook, dan Google +. Isi statusnya seputar misi terbaru NASA. Ternyata, ayam ini populer pula di jagat dunia maya.

“Air Bersih Jakarta Termahal di Dunia”


“Air Bersih Jakarta Termahal di Dunia”

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta bersama Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ) memaparkan bahwa lebih dari 40 persen warga Jakarta harus membeli air dengan harga mahal. Harga yang harus dibayarkan per meter kubik adalah sebanyak Rp37 ribu hingga Rp85 ribu.
“Itu salah satu air termahal di dunia,” kata Islah aktivis Walhi yang mendukung koalisi itu, Minggu 29 April 2012.

Menurut Islah, ini disebabkan PAM Jaya yang merupakan representasi negara tapi tersandera kontrak yang dibuatnya dengan swasta. Bahkan kontrak tersebut berjalan sampai 25 tahun sejak tahun 1997.

Tak hanya tersandera, PAM Jaya juga menanggung kerugian hingga Rp 1,3 triliun. Sementara akuisisi perusahaan menjadi minus Rp 985,72 miliar.

Aset PAM sebelum bekerja sama dengan operator swasta pada tahun 1997 mencapai Rp 1,49 triliun. Namun, turun menjadi Rp 204,46 miliar.

Selain itu, air bersih di Jakarta hanya tinggal 2,2 persen. Sementara penelitian Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) mengungkapkan mutu aliran sungai di 45 titik pantau di 13 DAS Ciliwung pada 2010, yaitu nol persen dengan kondisi baik, tercemar ringan sembilan persen, tercemar sedang sembilan persen, sementara tercemar berat 82 persen.

Hal itu, Islah melanjutkan, disebabkan karena kondisi pengelolaan limbah yang memprihatinkan. Dari 144 gedung apartemen yang terdaftar di BPLHD, lebih dari 50 persen tidak memiliki pengelolaan limbah.

Padahal dari air limbah itu, 85 persen terdapat grey water (air kotor domestik non tinja) dan 60 persen black water (air kotor domestik mengandung tinja). Air itulah yang tak diolah dan langsung menyerap ke badan air dan tanah.

Sumber : Vivanews

Tahun 2013 Akan Didominasi Software Open Source


Tahun 2013 Akan Didominasi Software Open Source

Gartner, sebuah perusahaan riset dan konsultan teknologi informasi melakukan sebuah riset yang berkaitan dengan software open source. Menurut hasil dari penelitian Gartner tersebut, software open source akan mendominasi penggunaan software di berbagai industri modern dan perusahaan komersial. Hal tersebut karena dengan perkembangan teknologi yang pesat maka sebuah perusahaan harus selalu mengikuti perkembangan  tersebut, sementara biaya investasinya juga tidak sedikit.

Damien Wong, General Manager for ASEAN Red Hat, mengatakan bahwa peluang tersebut bisa dimanfaatkan oleh para pengembang untuk membuat software open source. Wong juga menuturkan hal itu khususnya bagi para pengembang lokal yang bisa mengembangkan software open source  yang lebih banyak lagi untuk memenuhi permintaan pasar lokal yang juga cenderung meningkat.

Wong mengutip dari hasil riset yang telah dilakukan Gartner yang menunjukkan bahwa software open source pada tahun 2013 akan digunakan pada sekitar 85 persen software alternatif untuk keperluan industri modern dan perusahaan komersial. Tentu saja hal tersebut merupakan peluang yang sangat besar bagi para pengembang.

Diperkirakan pada tahun 2014, paling tidak ada sekitar 75 persen dari software open source yang dipakai oleh beberapa perusahaan akan memberikan level pengembalian nilai investasi yang positif. Apalagi di dukung dengan nilai investasi perusahaan yang terbilang relatif lebih murah jika menggunakan software open source untuk kebutuhan teknologi perusahaan. Untuk Red Hat sendiri yang selama ini memang sudah dikenal sebagai pengembang software open source, ke depannya akan fokus pada kebutuhan sistem operasi (OS) dan middleware.

Middleware  adalah sebuah software yang menjembatani antara satu software dengan software yang lainnya. Teknologi middleware ini dibutuhkan untuk membangung sebuah konektivitas dan kompatibilitas antar software yang telah dibuat. Saat ini teknologi middleware memang semakin menjadi kebutuhan utama dalam sebuah industri untuk bidang teknologi informasi. Lebih lanjut Wong juga mengatakan pahwa peluang untuk middleware tersebut masih sangat banyak.

Seperti yang diketahui selama ini, penggunaan software open source memang masih sangat rendah. Namun hal ini juga tidak berarti bahwa penggunaan software resmi juga cukup tinggi. Justru kebanyakan pengguna masih memakai software bajakan karena mahalnya software resmi dan kurang tersedianya software open source sebagai pilihan alternatif.